Peristiwa Nasional

Haul Ke-54 Bung Karno: Megawati dan PDIP Teguhkan Warisan Perjuangan Sang Proklamator di Blitar

Jumat, 21 Juni 2024 - 19:34 | 52.32k
Haul Ke-54 Bung Karno: Megawati dan PDIP Teguhkan Warisan Perjuangan Sang Proklamator di Blitar
Haul Ke-54 Bung Karno: Megawati dan PDIP Teguhkan Warisan Perjuangan Sang Proklamator di Blitar

TIMESINDONESIA, BLITARHaul ke-54 Bung Karno, yang juga proklamator kemerdekaan dan bapak bangsa Indonesia, diperingati dengan khidmat oleh Megawati Soekarnoputri dan keluarga besar PDI Perjuangan (PDIP) di Makam Bung Karno, Kota Blitar, Jumat (21/6/2024). 

Acara ini bukan sekadar momen peringatan, tetapi juga simbol dari nilai-nilai kebangsaan dan semangat perjuangan yang diwariskan oleh Bung Karno. 

Pukul 12.45 WIB, rombongan ziarah yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri tiba di makam sang proklamator. Dalam suasana penuh penghormatan, Megawati ditemani adiknya, Sukmawati Soekarnoputri, serta tokoh-tokoh penting dari PDIP. Di antara mereka terdapat Hasto Kristiyanto (Sekjen PDIP); Tri Rismaharini (Menteri Sosial); Pramono Anung (sekretaris Kabinet); Djarot Syaiful Hidayat, (letua DPP PDIP); dan Said Abdullah (letua DPD PDIP Jawa Timur).

Mereka disambut hangat oleh keluarga besar Bung Karno, termasuk cucu-cucunya, Putera Sukarno Al-Haddad dan Romy Soekarno. Suasana kekeluargaan dan kebangsaan begitu terasa ketika Megawati dan Sukmawati, untuk pertama kalinya sejak pandemi COVID-19, bersama-sama berziarah ke makam ayah mereka.

Dengan penuh hormat, Megawati duduk di sisi barat pusara, sementara Sukmawati di sisi timur. Keduanya melantunkan tahlil dengan khidmat, mengirimkan doa-doa tulus untuk almarhum Bung Karno. Bunga-bunga pun ditaburkan di sekitar makam sebagai simbol penghormatan dan kenangan yang mendalam akan jasa-jasa beliau.

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, menyatakan bahwa ziarah ini memiliki makna spiritual yang mendalam.

“Hari ini, Ibu Megawati Soekarnoputri bersama seluruh jajaran PDI Perjuangan baik dari tingkat pusat maupun Jawa Timur, nyekar ke Makam Bung Karno untuk memperingati wafatnya proklamator dan bapak bangsa kita pada 21 Juni 1970. Dengan tradisi spiritual yang sangat kuat, kita diajarkan oleh Bung Karno bahwa api perjuangan, ide, gagasan, dan cita-cita untuk perjuangan bangsa dan negara itu akan terus hidup,” ujar Hasto.

Hasto menekankan bahwa meskipun Bung Karno telah wafat, gagasan dan perjuangannya tetap hidup dan relevan. 

“Meskipun ketika wafat Bung Karno dimakamkan di Blitar, kami melihat jika sejarah membuktikan bahwa kebenaran ide dan gagasan Bung Karno untuk rakyat Indonesia dan dunia terus mewarnai dunia. Oleh sebab itu, untuk kali ini doa secara khusus ditujukan kepada Bung Karno agar seluruh perjuangan yang diwariskan, pemikiran-pemikiran beliau, dapat dilanjutkan oleh seluruh anak bangsa kita,” lanjutnya.

Peringatan Haul Bung Karno bukan hanya sebagai acara ziarah, tetapi juga sebagai refleksi terhadap nilai-nilai kepemimpinan, persatuan, dan kebangsaan yang diwarisi oleh sang proklamator. Melalui momen ini, PDIP dan keluarga besar Bung Karno mengingatkan kembali akan pentingnya semangat perjuangan dan pengabdian terhadap bangsa.

Dalam pernyataannya, Hasto Kristiyanto juga menegaskan pentingnya melanjutkan cita-cita dan perjuangan Bung Karno. 

“Bung Karno mengajarkan kita tentang semangat juang yang tak pernah padam. Semangat itulah yang harus kita teruskan dalam membangun Indonesia yang lebih baik. Kita harus memastikan bahwa ide-ide beliau terus menjadi inspirasi dan landasan bagi kita semua dalam menghadapi tantangan masa depan," tegasnya.

Ziarah ini menjadi bukti nyata dari kesetiaan dan penghormatan yang mendalam dari Megawati dan Sukmawati terhadap Bung Karno. Kehadiran mereka bersama para tokoh PDIP menunjukkan bahwa nilai-nilai yang diajarkan oleh Bung Karno tetap relevan dan menjadi panduan dalam setiap langkah pembangunan bangsa.

Sebagai penutup, Megawati dan Sukmawati, dengan hati yang penuh haru dan penghormatan, meninggalkan makam sang ayah. Namun, semangat perjuangan dan cita-cita Bung Karno tetap menyala dalam setiap langkah dan keputusan yang diambil oleh keluarga besar dan para pengikutnya.

Peringatan Haul Bung Karno tahun ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi seluruh rakyat Indonesia untuk terus mengenang jasa-jasa beliau dan mengambil inspirasi dari semangat juangnya. Bung Karno telah mewariskan tidak hanya kemerdekaan, tetapi juga semangat untuk terus berjuang demi kedaulatan dan kemajuan bangsa.

Dengan berakhirnya acara ziarah, pesan dan nilai-nilai luhur Bung Karno tetap menjadi cahaya penerang bagi masa depan Indonesia yang lebih baik. Semangat dan gagasan beliau akan terus hidup dalam setiap langkah anak bangsa menuju kejayaan dan kesejahteraan. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Khoirul Anwar
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES