Peristiwa Nasional

Kepulangan Jemaah Haji Indonesia Dimulai, 360 Jemaah dari Embarkasi Solo Kembali ke Tanah Air

Sabtu, 22 Juni 2024 - 13:36 | 9.22k
Fase kepulangan jemaah haji Indonesia dari Tanah Suci ke Tanah Air. (Foto: MCH 2024 Kemenag RI)
Fase kepulangan jemaah haji Indonesia dari Tanah Suci ke Tanah Air. (Foto: MCH 2024 Kemenag RI)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Fase kepulangan jemaah haji Indonesia dari Tanah Suci ke Tanah Air dimulai hari ini. Kelompok terbang kedua Embarkasi Solo (SOC-02) menjadi yang pertama diberangkatkan dari hotel di Makkah menuju Madinah untuk kemudian terbang ke Indonesia dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. Keberangkatan SOC-02 dilepas langsung oleh Direktur Bina Haji pada Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Arsad Hidayat, Jumat (21/6/2024).

Dalam sambutannya, Arsad Hidayat menyampaikan harapan agar seluruh jemaah mendapatkan predikat haji mabrur.

 "Selamat kembali ke Tanah Air. Semoga jemaah haji Indonesia meraih predikat haji mabrur. Aamin," ungkap Arsad Hidayat di Makkah.

SOC-02 terdiri dari 360 jemaah haji asal Temanggung dan Magelang, serta lima petugas. Selain SOC-02, ada lima kloter lainnya yang juga diberangkatkan menuju Madinah hari ini, yaitu SOC-01, SOC-03, BDJ-01, UPG-01, dan SOC-05. Arsad Hidayat kembali mengingatkan para jemaah untuk tidak membawa barang yang dilarang dalam penerbangan, termasuk air zamzam dalam kemasan apapun.

“Akan ada pemeriksaan koper bagasi dan tas kabin. Pastikan jemaah tidak ada air zamzam masuk ke dalam tas kabin maupun koper bagasi. Setiap jemaah haji akan mendapatkan 1 botol air zamzam (5 liter) yang dibagikan setibanya di asrama haji Indonesia,” tegas Arsad.

Barang terlarang lainnya yang diingatkan oleh Arsad meliputi pisau, gunting, dan benda tajam lainnya. 

Selain itu, Arsad juga menekankan pentingnya membawa dokumen seperti paspor dan boarding pass. Jika ada dokumen yang hilang, jemaah diminta segera menghubungi petugas untuk penerbitan dokumen pengganti.

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia dan Saudia Airlines menetapkan bahwa jemaah hanya dapat membawa satu tas pasport, satu tas kabin dengan berat maksimal 7 kg, dan satu koper besar dengan berat maksimal 32 kg. 

Koper bagasi jemaah akan ditimbang dua hari sebelum keberangkatan, kecuali enam kloter yang pulang hari ini, yang kopernya sudah ditimbang sejak sebelum puncak haji.

Dengan aturan dan persiapan yang matang, diharapkan proses kepulangan jemaah haji tahun ini berjalan lancar dan aman.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rochmat Shobirin

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES