Peristiwa Nasional

Yandri Susanto Apresiasi AHY yang Berani Gebuk Mafia Tanah

Senin, 08 Juli 2024 - 13:55 | 10.22k
Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (Menteri ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono. (foto: dok MPR RI)
Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (Menteri ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono. (foto: dok MPR RI)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto mengapresiasi kinerja luar biasa Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (Menteri ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY yang telah berhasil dalam melakukan Reforma Agraria. Semenjak menjabat sebagai menteri, puji dia, banyak terobosan yang dilakukan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Mas AHY memberikan harapan pemberantasan mafia tanah di Indonesia," ujar Yandri saat bertemu dengan Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono di Kantor Kementerian ATR/BPN Jakarta, Rabu 3 Juli 2024. Hadir juga Anggota Komisi 2 DPR Guspardi Gaus dan Sekretaris Pimpinan MPR Budi Muliawan.

Sepak terjang AHY selama empat bulan ini kata Yandri patut diacungi jempol. Sebab, Ketua Umum DPP Partai Demokrat itu 
bergerak cepat langsung turun ke masyarakat menyerahkan sertifikat

Selain itu, kata Waketum DPP PAN ini, AHY juga membuat terobosan di banyak sistem dan regulasi yang mengatur dan mendukung pelaksanaan reforma agraria. "Jika reforma agraria berjalan baik maka konflik pertanahan tidak akan terjadi," kata Yandri.

Dalam kesempatan tersebut, Yandri juga mengingatkan bahwa korban mafia tidak memandang latar belakang ekonomi, sosial dan politik. "Siapa saja bisa menjadi korban mafia tanah," kata Yandri

Untuk itu, dirinya mendukung dan memberikan apresiasi atas langkah-langkah yang dilakukan AHY dalam memberantas mafia tanah yang sangat meresahkan masyarakat.

"Kami mendukung langkah- langkah yang dilakukan oleh Mas AHY dalam memberantas mafia tanah. Karena keberadaan mafia tanah sangat meresahkan dan merugikan masyarakat," kata Yandri. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES