Peristiwa Nasional

Tiga Kali ke Indonesia, Menag: Ini Bentuk Kecintaan Grand Syaikh Al Azhar ke Indonesia

Rabu, 10 Juli 2024 - 18:49 | 14.70k
Grand Syaikh Al Azhar, Imam Akbar Prof. Dr Ahmad Al Tayeb dalam kunjungannya bertemu Nahdliyyin di Jakarta. (FOTO: Fahmi/TIMES Indonesia) 
Grand Syaikh Al Azhar, Imam Akbar Prof. Dr Ahmad Al Tayeb dalam kunjungannya bertemu Nahdliyyin di Jakarta. (FOTO: Fahmi/TIMES Indonesia) 

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan bahwa Grand Syaikh Al Azhar, Imam Akbar Prof. Dr Ahmad Al Tayeb merupakan salah satu tokoh agama yang paling konsisten mengkampanyekan dialog antar agama dan peradaban untuk mewujudkan perdamaian dunia.

Hal tersebut disampaikan Menag Yaqut dalam kegiatan resepsi bersama Grand Syaikh Al Azhar, Imam Akbar Prof. Dr Ahmad Al Tayeb yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di salah satu hotel Jakarta pada Rabu (10/7/2024). 

“Salah satu kontribusi penting beliau dalam membangun dialog itu adalah terwujudnya Piagam Persaudaraan Kemanusiaan (Watsiqah al-Ukhūwah al-Insānīyah) yang ditandatangani GSA bersama Paus Fransiskus pada 4 Februari 2019 lalu,” ucap Menag Yaqut dalam sambutannya. 

menag.jpgMenag Yaqut Cholil Qoumas.  (FOTO: Fahmi/TIMES Indonesia) 

“Inti dari piagam tersebut adalah mengajak seluruh umat manusia hidup berdampingan dengan berpegang pada nilai-nilai perdamaian, saling pengertian, kesetaraan, persaudaraan, hidup berdampingan, kebijaksanaan, keadilan, dan cinta,” sambung Menag. 

Dalam kesempatan tersebut, Menag yang akrab disapa Gus Men juga menyampaikan salam takzim dan apresiasi atas kehadiran Grand Syekh Al-Azhar Prof. Dr. Ahmad Al Tayeb, di Indonesia. Ini adalah kunjungan ketiga kalinya, setelah tahun 2016 dan 2018. 

“Baru kali ini dalam sejarah hubungan Indonesia-Mesir, Grand Syekh Al-Azhar berkenan melakukan lawatan hingga tiga kali ke Indonesia,” kata Gus Men. 

Menurut Gus Men, ini menunjukkan kecintaan beliau kepada Indonesia. Bangsa dengan populasi muslim terbesar. Bangsa dengan jumlah pengikut agama dan aliran kepercayaan terakbar.

“Bangsa yang berbhinneka tunggal ika dan plural, tapi berhasil membangun kehidupan yang rukun dan tenteram,” kata Gus Men.

Diakhir, Gus Men berharap Grand Syaikh senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam membimbing umat untuk mewujudkan peradaban dunia yang aman, tenteram dan damai. 

"Terima kasih atas kehadiran Grand Syaikh yang ketiga kali di Indonesia. Kami semua, warga bangsa Indonesia, selalu merindukan dan menanti kunjungan Syaikh berikutnya,” tandas Gus Men.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES