Advertisement
Peristiwa Nasional

BEM Kristiani Dorong Pembentukan Unit Khusus Pengelolaan Ekosistem Sumatra–Bukit Barisan

Bencana yang terjadi pada Desember 2025 menjadi peringatan keras bahwa pengelolaan ekosistem Sumatra belum dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.

TIMES Indonesia,
BEM Kristiani Dorong Pembentukan Unit Khusus Pengelolaan Ekosistem Sumatra–Bukit Barisan
Koordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kristiani Seluruh Indonesia, Charles Gilbert. (FOTO: Dok.BEM KSI)
A-AA+

SURABAYA Koordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kristiani Seluruh Indonesia, Charles Gilbert, mendorong Menteri Kehutanan Republik Indonesia untuk segera membentuk unit khusus pengelolaan ekosistem Sumatra yang terintegrasi dengan kawasan Hutan Bukit Barisan.

BEM Kristiani menilai langkah ini mendesak dilakukan guna mencegah terulangnya bencana ekologis seperti yang terjadi pada Desember 2025.

Advertisement

Charles menegaskan, bahwa kawasan Sumatra dan Hutan Bukit Barisan merupakan satu kesatuan ekosistem strategis nasional yang memiliki fungsi vital sebagai penyangga kehidupan, pengendali iklim, serta pelindung masyarakat dari ancaman bencana alam seperti banjir, longsor, dan kebakaran hutan.

Bencana yang terjadi pada Desember 2025 menjadi peringatan keras bahwa pengelolaan ekosistem Sumatra belum dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.

"Diperlukan unit khusus yang fokus, terintegrasi, dan memiliki kewenangan kuat untuk menjaga kawasan Sumatera dan Hutan Bukit Barisan sebagai satu kesatuan ekosistem,” ujar Charles, Rabu (7/1/2026).

Menurutnya, pembentukan unit khusus tersebut harus melibatkan kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah daerah, akademisi, masyarakat adat, serta organisasi kepemudaan dan mahasiswa.

Pendekatan partisipatif ini penting agar kebijakan kehutanan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan keselamatan masyarakat.

Advertisement

BEM Kristiani Seluruh Indonesia menilai bahwa upaya ini sejalan dengan semangat pembangunan nasional yang berwawasan lingkungan serta tanggung jawab negara dalam melindungi seluruh rakyat Indonesia dari ancaman bencana ekologis.

Mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk menyuarakan kepentingan lingkungan dan masa depan generasi bangsa.

"Kami berharap Menteri Kehutanan dapat merespons aspirasi ini secara serius demi menjaga kelestarian Sumatera dan mencegah bencana serupa di masa mendatang,” kata Charles. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Lely Yuana
PenulisLely YuanaPernah menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (AWS). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 8 September 2017. Meliput berbagai topik, termasuk politik, birokrasi, hukum, gaya hidup, seni dan budaya, serta isu sosial.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia