Advertisement
Peristiwa Nasional

Gelar Gladi Posko Armuzna, Petugas Haji Harus Sigap dan Berikan Layanan Terbaik

Gladi ini menggambarkan arus jemaah yang terus bergerak dengan jemaah yang kelelahan, haus, lapar dan sakit. Dalam situasi tersebut, petugas haji ditekankan bertindak sigap mencari solusi.

TIMES Indonesia,
Gelar Gladi Posko Armuzna, Petugas Haji Harus Sigap dan Berikan Layanan Terbaik
Pelaksanaan gladi posko Arafah Muzdalifah dan Mina (Armuzna) pada Rabu (28/1/2026) yang diikuti peserta Diklat PPIH Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. (FOTO: dok. MCH)
A-AA+

JAKARTA Peserta Pendidikan dan Pelatihan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Arab Saudi (Diklat PPIH Arab Saudi) tahun 1447H/2026M mengikuti gladi posko Arafah Muzdalifah dan Mina (Armuzna) pada Rabu (28/1/2026) kemarin.

Dalam gladi posko Armuzna tersebut, peserta Diklat PPIH Arab Saudi terbagi atas tiga daerah kerja (daker) Madinah, Bandara dan Mekah. Adapun pembagian tugasnya, daker Bandara bertugas di Arafah, daker Mekah bertugas di Muzdalifah dan daker Madinah bertugas di Mina. 

Advertisement

Dalam gladi Diklat PPIH Arab Saudi, gelombang jemaah dari Mekah disimulasikan menuju ke Arafah pada 8 Zulhijjah. Jemaah dibagi dalam tiga shift, yaitu pagi, siang dan sore-malam. Seluruh jemaah melaksanakan wukuf sebagai puncak haji. Jemaah dari Indonesia dan negara lainnya akan berdiam diri dan berdoa saat wukuf tersebut. 

gladi-posko-Arafah-2.jpg

Setelah wukuf, jemaah bergerak menuju ke Muzdalifah dan didorong ke Mina. Saat gladi di Mina, ketika jemaah tiba di posko, sebelum menuju lokasi jamarat. Petugas memerankan persoalan jemaah lansia yang memerlukan bantuan dan kursi roda. Adapula petugas yang berperan sebagai jemaah yang belum mendapatkan tenda sesuai skema, belum mendapatkan konsumsi, hingga masalah kesehatan.

Koordinator Tactical Floor Game (TFG) Letkol Surnadi menjelaskan, gladi ini menggambarkan arus jemaah yang terus bergerak. Ada Jemaah yang kelelahan, haus, lapar dan sakit. Ia mengatakan, dalam situasi tersebut, petugas haji ditekankan bertindak sigap mencari solusi dan koordinasi lintas tugas dan fungsi sangat dibutuhkan.

“Tanpa ada koordinasi antarpetugas, kondisi tidak bisa segera teratasi. Petugas harus memberikan pelayanan prima kepada jemaah. Petugas harus memahami tugas masing-masing, bergerak cepat, dan prima melayani jemaah,” katanya, Kamis (29/1/2026). 

Advertisement

Menurutnya, petugas juga harus sigap memberikan jalan keluar atas kebutuhan makan jemaah. Misalnya dengan memberikan kepastian waktu. Begitu pula penanganan terhadap jemaah sakit. Petugas medis segera memeriksa jemaah sakit, dan bila perlu merujuk ke rumah sakit.

gladi-posko-Arafah-3.jpg
Koordinator TFG Letkol Surnadi. (FOTO: dok. MCH)

Letkol Surnadi menekankan ujian haji memang ada di Armuzna. “Jadi harus dipahami persoalan dan solusinya,” katanya.

Kepala Daker Madinah Khalillurahman menyatakan persoalan yang disimulasikan itu adalah yang selalu muncul setiap musim haji. “Figuran tadi itu hanya sebagian kecil, kenyataannya jauh lebih berat,” tandasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Ahmad Nuril Fahmi
PenulisAhmad Nuril FahmiSarjana Ilmu Hukum Universitas Bung Karno (UBK) Bergabung dengan TIMES Indonesia dan bertugas di wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak 2020. Sudah meliput berbagai isu baik politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis dan peristiwa yang bersifat lokal, nasional, dan internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia