Advertisement
Peristiwa Nasional

Antrean Kendaraan Mudik Pelabuhan Gilimanuk Mengular Hingga 30 Kilometer

Antrean kendaraan pemudik menuju Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, mencapai 30 kilometer pada Minggu (15/3/2026). Antrean didominasi oleh mobil pribadi, bus, dan truk.

TIMES Indonesia,
Antrean Kendaraan Mudik Pelabuhan Gilimanuk Mengular Hingga 30 Kilometer
Potret kendaraan arus mudik mencapai Kota Negara sekitar 30 kilometer dari Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, pada Minggu (15/3/2026). (Foto: ANTARA/Gembong Ismadi)
A-AA+

Bali – Arus mudik di Pulau Dewata mencapai puncaknya pada Minggu (15/3/2026). Kemacetan hebat melanda jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, di mana antrean kendaraan dilaporkan mengular hingga sejauh 30 kilometer.

Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, menjelaskan bahwa fenomena mudik di Bali memiliki karakteristik unik dibandingkan wilayah lain di Indonesia.

Advertisement

"Puncak perkiraan mudik dari Bali memang hari ini. Patokan pemudik dari Bali bukan Hari Raya Idul Fitri tetapi Hari Raya Nyepi," ujar AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, Minggu (15/3/2026).

Antrean Hingga Kota Negara

Berdasarkan pantauan di lapangan sekitar pukul 09.15 WITA, ekor antrean kendaraan yang didominasi oleh mobil pribadi, bus, dan truk berbagai ukuran telah mencapai Terminal Kota Negara di wilayah Desa Kaliakah. Sementara itu, ribuan pemudik sepeda motor terlihat terus menyisir tepian jalan untuk mendekat ke arah pelabuhan.

Menanggapi situasi yang mencapai jarak 30 kilometer dari pelabuhan tersebut, pihak kepolisian telah melakukan koordinasi lintas sektoral untuk melakukan penguraian massa kendaraan.

Rekayasa Pintu Masuk dan Penyekatan

Salah satu fokus utama petugas adalah mengatur distribusi kendaraan di pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk agar tidak didominasi oleh satu jenis kendaraan saja.

"Pintu-pintu masuk pelabuhan sempat hanya dipenuhi sepeda motor. Kami sekarang bagi agar kendaraan jenis lain (roda empat, bus, dan truk) mendapatkan ruang," jelas Kapolres.

Advertisement

Selain pengaturan di mulut pelabuhan, Polres Jembrana juga bekerja sama dengan polres-polres di sepanjang jalur mudik untuk melakukan penyekatan terhadap kendaraan barang berukuran besar. Seluruh polsek di jajaran Polres Jembrana pun telah diperintahkan untuk turun ke jalan guna memastikan ketertiban lalu lintas di wilayah masing-masing.

Imbauan untuk Pemudik

Agar kemacetan tidak semakin terkunci, Kapolres mengimbau para pengguna jalan, terutama yang datang dari arah Denpasar, untuk tetap disiplin di jalur mereka.

"Kendaraan dari arah Denpasar jangan menutup seluruh badan jalan karena masih ada kendaraan dari arah Gilimanuk," tegasnya.

Petugas berharap masyarakat dapat tertib dalam antrean guna memudahkan proses penguraian kepadatan oleh personel di lapangan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Antara
PenulisAntaraANTARA adalah kantor berita nasional Indonesia yang menyebarluaskan informasi tentang berbagai peristiwa penting di dalam dan luar negeri.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia