Advertisement
Peristiwa Nasional

Dahnil Anzar: Petugas Haji Jangan Flexing, Utamakan Pelayanan dan Edukasi

Wamen Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak meminta petugas haji fokus melayani jamaah dan tidak flexing di Tanah Suci, namun tetap memanfaatkan media sosial untuk edukasi.

TIMES Indonesia,
Dahnil Anzar: Petugas Haji Jangan Flexing, Utamakan Pelayanan dan Edukasi
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi berfoto bersama sebelum keberangkatan ke Tanah Suci di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (17/4/2026). (FOTO: ANTARA/Asep Firmansyah)
A-AA+

JAKARTA Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengingatkan para petugas haji Indonesia untuk memprioritaskan pelayanan kepada jamaah serta menghindari perilaku pamer (flexing) selama bertugas di Tanah Suci.

Pesan tersebut disampaikan Dahnil usai apel pelepasan petugas haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (17/4/2026). Ia menekankan bahwa tugas utama petugas adalah mendampingi dan memastikan kenyamanan jamaah dalam menjalankan ibadah.

Advertisement

“Saya berharap teman-teman petugas fokus pada tugasnya untuk mendampingi dan menjaga jamaah. Tidak perlu flexing atau pamer kegiatan,” ujarnya.

Dahnil juga mengingatkan agar para petugas memaknai tugas tersebut sebagai bagian dari ibadah. Ia mendorong mereka menjadikan pelayanan kepada jamaah sebagai bentuk pengabdian untuk meraih keridhaan Allah SWT.

Meski demikian, ia tetap membuka ruang bagi petugas untuk memanfaatkan media sosial, sepanjang digunakan untuk kepentingan edukasi dan penyebaran informasi yang bermanfaat.

“Kalau untuk syiar, kami mendorong petugas mengabarkan hal-hal baik, termasuk edukasi melalui media sosial, agar informasi yang dibutuhkan jamaah dan keluarga di Tanah Air dapat tersampaikan,” katanya.

Sebelumnya, Dahnil juga mengajak para petugas haji untuk “mewakafkan diri” dalam menjalankan tugas pelayanan selama musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Advertisement

“Wakafkan diri sepenuhnya untuk menunaikan tugas di Tanah Suci. Ini adalah misi suci, bagi diri sendiri, keluarga, dan agama,” ujarnya.

Sebagai bagian dari persiapan awal, sekitar 400 petugas haji dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada Jumat sebagai tim pendahulu. Mereka akan bertugas memastikan kesiapan layanan sebelum kedatangan jamaah.

Petugas yang diberangkatkan terdiri dari tim Daerah Kerja (Daker) Madinah dan Bandara. Sementara itu, jamaah calon haji kelompok terbang (kloter) pertama dijadwalkan mulai berangkat pada 22 April 2026. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Antara
PenulisAntaraANTARA adalah kantor berita nasional Indonesia yang menyebarluaskan informasi tentang berbagai peristiwa penting di dalam dan luar negeri.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia