Advertisement
Peristiwa Nasional

Komisi IX DPR Ingatkan Kolaborasi Program MBG Demi Pembangunan SDM

Badan Gizi Nasional dan Arzeti Bilbina (DPR RI) sosialisasikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sidoarjo untuk tekan stunting dan perkuat SDM.

TIMES Indonesia,
Komisi IX DPR Ingatkan Kolaborasi Program MBG Demi Pembangunan SDM
Anggota Komisi IX DPR RI Arzeti Bilbina saat sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gedung Serba Guna Bumdes Kepuh Jaya, Senin (27/4/2026). (Foto: Lely Yuana/TIMES Indonesia)
A-AA+

Surabaya Badan Gizi Nasional (BGN) bersama DPR RI terus menggencarkan sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Timur demi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah dalam menekan angka stunting serta memperkuat fondasi sumber daya manusia Indonesia.

Advertisement

Kegiatan sosialisasi menghadirkan sejumlah narasumber penting, di antaranya anggota Komisi IX DPR RI, Dr. Arzeti Bilbina, M.AP, Tenaga Ahli Direktorat Kerja Sama dan Kemitraan Badan Gizi Nasional (BGN) Imam Bachtiar Farianto, S.Sos., M.Si, pakar gizi Rina Yuniati, S.Gz. serta ratusan peserta yang sudah menantikan sejak lama program MBG.

Arzeti Bilbina menegaskan pentingnya kehadiran negara dalam menjamin pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan.

“Stunting bukan hanya persoalan pertumbuhan fisik semata, tetapi menyangkut masa depan bangsa. Melalui program MBG dan peran Badan Gizi Nasional, pemerintah ingin memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan asupan nutrisi yang layak dan berkualitas,” ujar Arzeti saat sosialisasi program MBG di Gedung Serba Guna Bumdes Kepuh Jaya, Sidoarjo, Senin (27/4/2026).

Ia juga menekankan bahwa program MBG tidak sekadar memberikan makanan gratis, melainkan juga memastikan keseimbangan gizi bagi ibu dan anak sebagai prioritas utama.

“Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Dengan kolaborasi bersama tokoh lokal, program dari pusat dapat terserap secara optimal dan tepat sasaran,” tambahnya.

Advertisement

MBG bukan hanya program bantuan, tetapi momentum untuk menciptakan generasi unggul dengan gizi optimal. Selain itu, program ini juga mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemanfaatan pangan lokal.

"Status gizi yang optimal merupakan fondasi utama dalam menciptakan SDM berkualitas di masa depan," sambungnya.

Kegiatan sosialisasi ini juga menekankan pentingnya gotong royong dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang semakin meningkat, serta mampu mendorong percepatan penurunan angka stunting. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Lely Yuana
PenulisLely YuanaPernah menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (AWS). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 8 September 2017. Meliput berbagai topik, termasuk politik, birokrasi, hukum, gaya hidup, seni dan budaya, serta isu sosial.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia