Advertisement
Peristiwa Nasional

Menteri PKP Maruarar Sirait Bedah Rumah Warga Wonokusumo Surabaya

Menteri PKP Maruarar memastikan program bedah rumah dari pemerintah tepat sasaran serta bebas pungutan pihak manapun.

TIMES Indonesia,
Menteri PKP Maruarar Sirait Bedah Rumah Warga Wonokusumo Surabaya
Menteri PKP, Maruarar Sirait didampingi Gubernur Jatim Khofifah meninjau lokasi rumah penerima program BSPS di Kelurahan Wonokusumo Surabaya, Minggu (3/5/2026) (Foto: Lely Yuana/TIMES Indonesia)
A-AA+

SURABAYA Menteri PKP (Perumahan dan Kawasan Permukiman) Maruarar Sirait melakukan peninjauan langsung ke rumah usulan calon penerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Peninjauan dilakukan di Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, Surabaya, Minggu (3/5/2026).

Advertisement

Dalam kunjungan ini, Menteri PKP Maruarar memastikan program bedah rumah dari pemerintah tepat sasaran serta bebas pungutan pihak manapun. 

Sebagaimana kisah Suparno, salah satu calon penerima bantuan.

Rumahnya hanya sepetak dan berlokasi di gang sempit kawasan tersebut. Hunian kecil seluas 21,8 meter persegi itu menjadi tempat berteduh bagi empat orang.

Menteri PKP Maruarar Sirait Gubernur Jatim Khofifah

Suparno sehari-hari bekerja sebagai kuli serabutan dengan penghasilan satu setengah juta rupiah. Berdasarkan hasil proses verifikasi, Suparno layak menerima bantuan program BSPS.

Advertisement

Selain Suparno, secara keseluruhan total penerima program BSPS di Jawa Timur tercatat 33.000 unit rumah yang akan direnovasi.

"BSPS merupakan wujud nyata pelayanan publik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui hunian layak, aman, dan nyaman," ujar Maruarar didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Program BSPS bukan sekadar bantuan dana, melainkan sekaligus stimulan yang mendorong partisipasi masyarakat dalam membangun rumah secara swadaya.

"Seluruh proses harus transparan, tidak ada ruang untuk penyimpangan, tanpa pungutan dan tanpa pilih kasih," tegasnya.

Di sisi lain, program ini juga bertujuan menggerakkan perputaran ekonomi lokal dan pembukaan lapangan kerja. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Lely Yuana
PenulisLely YuanaPernah menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (AWS). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 8 September 2017. Meliput berbagai topik, termasuk politik, birokrasi, hukum, gaya hidup, seni dan budaya, serta isu sosial.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia