Advertisement
Peristiwa Nasional

Misi Perdamaian, 57 Biksu Mancanegara Singgahi Masjid Al-Akbar Surabaya

Sebanyak 57 biksu peserta Indonesia Walk for Peace tiba di Surabaya. Menempuh 600 km dari Bali menuju Candi Borobudur untuk misi perdamaian dan toleransi beragama.

TIMES Indonesia,
Misi Perdamaian, 57 Biksu Mancanegara Singgahi Masjid Al-Akbar Surabaya
Para biksu asal Thailand, Malyasia, Laos, dan Indonesia mampir ke kawasan Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Kamis (14/5/20266), sebelum menyelesaikan perjalanan hari itu di Wihara Buddhayana Dharmawira Center Surabaya. (FOTO: ANTARA/Fahmi Alfian)
A-AA+

Surabaya Sebanyak 57 biksu dari empat negara tiba di Surabaya dalam rangkaian perjalanan spiritual bertajuk Indonesia Walk for Peace (IWFP). Aksi jalan kaki menuju Candi Borobudur ini membawa misi besar untuk menyuarakan perdamaian dunia serta memperkuat semangat persatuan di tengah keberagaman bangsa.

Panitia lokal dari Wihara Buddhayana Dharmawira Center Surabaya, Romo James Pala Joewono, menjelaskan bahwa para biksu akan singgah di Surabaya selama dua hari. Sebelum menuju titik peristirahatan, rombongan menyempatkan diri mengunjungi simbol toleransi di Kota Pahlawan.

Advertisement

“Kami mengawal biksu dan mampir di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya sebelum melanjutkan perjalanan ke garis pemberhentian hari ini di Wihara Buddhayana Dharmawira Center,” kata Romo James kepada awak media di Surabaya, Kamis (14/5/2026).

Sebelum memasuki jantung kota Surabaya, rombongan terlebih dahulu mengunjungi Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) di Jalan Raya Juanda. Dalam perjalanan dari Sidoarjo tersebut, empat biksu dilaporkan mengalami kelelahan sehingga harus melanjutkan rute menggunakan kendaraan. Sementara itu, 53 biksu lainnya berhasil menyelesaikan perjalanan kaki hingga Masjid Al-Akbar dengan selamat.

Peserta IWFP tahun ini berasal dari Thailand, Malaysia, Laos, dan Indonesia, dengan mayoritas peserta—lebih dari 40 biksu—berasal dari Thailand. Perjalanan spiritual ini telah dimulai dari Bali sejak 7 Mei 2026. Setelah menyeberang ke Banyuwangi, rombongan dijadwalkan melintasi sedikitnya 10 kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Romo James mencatat adanya perbedaan rute pada tahun ini. Jika sebelumnya aksi serupa biasanya dimulai dari Thailand dan melintasi Jakarta hingga Jawa Tengah, tahun ini rute difokuskan menyisir wilayah timur menuju barat.

Perjalanan sejauh lebih dari 600 kilometer tersebut ditargetkan mencapai Candi Borobudur pada 28 Mei 2026. Adapun puncak perayaan Hari Raya Waisak sendiri akan jatuh pada 30 Mei 2026.

Advertisement

“Kami menyuarakan perdamaian dan juga menyuarakan Bhinneka Tunggal Ika karena Indonesia merupakan bangsa yang majemuk sehingga seluruh masyarakat harus bersatu membangun bangsa dengan mengedepankan kasih sayang dan welas asih,” ujar Romo James. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Antara
PenulisAntaraANTARA adalah kantor berita nasional Indonesia yang menyebarluaskan informasi tentang berbagai peristiwa penting di dalam dan luar negeri.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia