Advertisement
Peristiwa Nasional

Hasil Lelang Rampasan Aset oleh BPA Kejaksaan RI dari Koruptor Capai Rp997,4 Miliar

Acara Badan Pemulihan Aset (BPA) Fair Tahun 2026 telah selesai. Hasilnya, lembaga ini meraup Rp997.479.436.080 dari penjualan aset dari para koruptor.

TIMES Indonesia,
Hasil Lelang Rampasan Aset oleh BPA Kejaksaan RI dari Koruptor Capai Rp997,4 Miliar
Barang rampasan dari koruptor saat dilelang oleh BPA Kejaksaan RI. (FOTO: Moh Ramli/TIMES Indonesia)
A-AA+

Jakarta JAKARTA - Acara Badan Pemulihan Aset (BPA) Fair Tahun 2026 yang berlangsung sejak tanggal 18 sampai dengan 21 Mei 2026 di Kantor BPA Kejaksaan RI, Kebagusan, Jakarta Pusat telah selesai. Hasilnya, lembaga ini meraup Rp997.479.436.080 dari penjualan aset dari para koruptor tersebut.

Perhelatan ini disebut menjadi wujud nyata komitmen Kejaksaan RI dalam memperkuat tata kelola pemulihan aset negara yang transparan, akuntabel, profesional, serta memberikan kemanfaatan sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Advertisement

Jaksa Agung, Sanitiar Burhanuddin mengatakan, BPA Fair 2026 tersebut mencerminkan pergeseran paradigma penegakan hukum Kejaksaan RI saat ini.

"Paradigma penegakan hukum Kejaksaan saat ini tidak lagi semata-mata menitikberatkan pada pemidanaan pelaku, tetapi menjadikan pemulihan kerugian negara sebagai tujuan utama. Keberhasilan penegakan hukum tidak cukup diukur dari lamanya hukuman penjara, melainkan dari seberapa besar kerugian keuangan negara yang dapat dikembalikan," katanya dalam keterangan resminya.

BPA Kejaksaan RI 2

Ia menyampaikan, bahwa seluruh hasil lelang ini nantinya akan diserahkan secara resmi ke kas negara sebagai penerimaan negara yang akan langsung didekasikan untuk kepentingan rakyat Indonesia.

Melampaui Ekspektasi 

Advertisement

Sementara itu, Kepala BPA, Kuntadi menyampaikan, BPA Fair 2026 yang mengusung kolaborasi erat bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) telah melampaui ekspektasi.

BPA Fair 2026 ini, lanjut dia, juga turut didukung oleh maitra strategis yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Pt Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk, PT Mineral Industri Indonesia (Persero), Pt Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Selain melelang barang rampasan negara, BPA Fair 2026 kali ini juga menghadirkan inovasi baru dengan mengangkat karya pelukis berbakat dan instrumen musik sebagai objek lelang bernilai tinggi, memposisikan seni dan musik sebagai aset budaya yang bernilai investasi jangka panjang.

Berdasarkan data rekapitulasi hasil pelaksanaan lelang, BPA Fair 2026 mencatatkan performa yang sangat luar biasa dengan menjaring lebih dari 1.900 pengunjung dan 1.700 peserta lelang. 

Rincian dari capaian utama dari kegiatan tersebut antara lain total aset yang dilelang yakni 308 unit, total aset yang terjual 300 unit, persentase keberhasilan 88.64 persen.

Selain itu, nilai total limit aset yang laku Rp922.267.070.080, nilai kenaikan harga hasil lelang yakni Rp74.758.949.000, nilai total hasil lelang sebesar Rp997.479.436.080.

"Aset terjual kenaikan harga tertinggi Harley Davidson Road Glide, Naik 930,86%. Aset terjual peminat terbanyak Harley Davidson Road Glide, 349 peserta," jelasnya.

Kuntadi menyebut, angka capaian di atas memperlihatkan lonjakan hasil lelang sebesar 481 persen jika dibandingkan dengan pencapaian lelang bulanan tahun 2026 yang dilaksanakan secara konvensional berskala nasional.

Melihat kesuksesan besar, transparansi yang tinggi, dan respons sangat positif dari masyarakat, ia pun berharap agar kegiatan BPA Fair 2026 ini dapat didukung untuk dijadikan sebagai Program Tahunan BPA sebagai salah satu solusi optimalisasi pendapatan negara dan penguat stabilitas fiskal nasional. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Ramli
PenulisMoh RamliPasca Sarjana Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (2023). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia