Kadaker Makkah Pastikan Hanya Jemaah Haji yang Layak Bisa Berangkat ke Madinah
Jemaah haji yang masih menjalani perawatan akan tetap berada di Makkah hingga kondisi kesehatannya memungkinkan.
MAKKAH – Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Makkah Ihsan Faisal memastikan hanya jemaah haji Indonesia yang dinyatakan layak melakukan perjalanan yang diberangkatkan ke Madinah.
Sementara jemaah yang masih menjalani perawatan akan tetap berada di Makkah hingga kondisi kesehatannya memungkinkan.
"Kalau ada jemaah yang sakit dan sakitnya menurut dokter atau ahli kesehatan tidak boleh untuk diberangkatkan, akan dirawat di Makkah di rumah sakit Arab Saudi," ucap Kadaker Makkah Ihsan Faisal kepada Media Center Haji di Makkah, Minggu (7/6/2026).
Meski demikian, lanjut Kadaker Makkah, jemaah haji Indonesia yang tertunda keberangkatannya menuju Madinah tetap akan dipindahkan setelah dinyatakan pulih dan layak melakukan perjalanan dari Makkah ke Madinah.
Ihsan mengingatkan jemaah haji Indonesia untuk tetap menjaga kesehatan. Menurutnya, cuaca di Madinah masih cukup panas meskipun aktivitas ibadah tidak sepadat ketika berada di Makkah.
"Kami mengimbau jemaah senantiasa tetap menjaga kesehatan. Itu yang paling utama karena kondisi atau cuaca baik di Makkah atau di Madinah ini cukup panas," katanya.
Ia juga mengingatkan jemaah haji Indonesia untuk tidak bepergian seorang diri dan selalu bersama anggota regu atau rombongan saat keluar hotel. Jemaah juga diingatkan untuk mengingat nama hotel tempat menginap dan sektornya.
Pasalnya, berbeda dengan di Makkah, hotel-hotel jemaah di Madinah tidak menggunakan nomor hotel. Jika tersesat atau lupa lokasi penginapan, jemaah dapat meminta bantuan petugas yang bertugas di sekitar Masjid Nabawi. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


