Advertisement
Peristiwa Nasional

Lepas Jemaah Haji KNO 7 ke Tanah Air, Wamenhaj Berharap Peradaban Kita Lebih Baik

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak, melepas kepulangan jemaah haji Indonesia dari embarkasi dan kelompok terbang (kloter) KNO 7 di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Senin (8/6/2026).

TIMES Indonesia,
Lepas Jemaah Haji KNO 7 ke Tanah Air, Wamenhaj Berharap Peradaban Kita Lebih Baik
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak saat berada di bandara internasional King Abdulaziz Jeddah. (FOTO: dok. Kemenhaj)
A-AA+

JAKARTA Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak, melepas kepulangan jemaah haji Indonesia dari embarkasi dan kelompok terbang (kloter) KNO 7 di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Senin (8/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wamenhaj Dahnil menyampaikan doa dan pesan agar jemaah haji Indonesia yang kembali ke Tanah Air dengan membawa oleh-oleh terbaik dari Tanah Suci yaitu haji yang mabrur.

Advertisement

“Saya berharap jemaah haji membawa oleh-oleh yang kekal, yaitu haji yang mabrur,” ucap Wamenhaj Dahnil kepada para jemaah haji Indonesia yang menunggu penerbangannya dan para petugas haji termasuk Media Center Haji di Jeddah. 

“Semoga peradaban kita semakin membaik dan semoga perjalanan jemaah lancar. Kami juga sudah mendapat konfirmasi dari pihak maskapai, semoga tidak ada kendala teknis lagi,” sambung Wamenhaj Dahnil. 

Wamenhaj Dahnil menyampaikan, sebelumnya sempat terjadi kendala teknis yang menyebabkan jemaah haji Indonesia harus menunggu beberapa jam.

Namun, ia memastikan persoalan tersebut telah ditangani, termasuk terkait koper jemaah haji Indonesia yang telah sampai kepada pemiliknya.

“Selama jemaah patuh kepada arahan petugas, prosesnya berjalan sangat tertib, mulai dari Arafah hingga fase pemulangan ini. Namun, semua tetap harus dikondisikan dengan baik,” ungkap Wamenhaj Dahnil.

Advertisement

Tidak lupa Wamenhaj Dahnil mengingatkan para petugas haji harus menjaga fisik dan kesehatan jemaah haji Indonesia gelombang kedua yang akan bergerak maupun sudah tiba di Madinah. 

“Saat ini, jemaah gelombang kedua sudah mulai bergerak ke Madinah, sehingga stamina mereka harus benar-benar dijaga. Yang kita khawatirkan adalah kondisi kesehatan yang menurun sehingga mengakibatkan tingkat kematian yang tinggi. Itu yang harus kita jaga,” tandasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Ahmad Nuril Fahmi
PenulisAhmad Nuril FahmiSarjana Ilmu Hukum Universitas Bung Karno (UBK) Bergabung dengan TIMES Indonesia dan bertugas di wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak 2020. Sudah meliput berbagai isu baik politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis dan peristiwa yang bersifat lokal, nasional, dan internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia