Siaga 24 Jam, Klinik Satelit Sektor 2 Madinah Siap Layani Kesehatan Jemaah Haji Indonesia Gelombang Kedua
Beroperasi selama 24 jam, Klinik satelit di sektor 2 Madinah dijaga oleh dokter dan perawat dari berbagai kloter yang dijadwalkan secara bergantian.
JAKARTA – Suasana di salah satu kamar hotel Durrat Al Eiman 104 terlihat sibuk. Ada jemaah haji Indonesia duduk menunggu giliran, ada yang berkonsultasi dengan dokter, ada pula yang sedang mendapat perawatan dan obat. Itulah Klinik Satelit Sektor 2 Madinah.
Koordinator Kesehatan Sektor 2 Madinah, dr Fitri Indah Yanti yang juga dokter spesialis paru menjelaskan fungsi klinik satelit ini.
Di setiap sektor ada klinik satelit. Jemaah di hotel tersebut bisa datang langsung ke dokter yang jaga untuk menyampaikan keluhan-keluhannya selama berada di Madinah,” ujar dr Fitri kepada Media Center Haji (MCH) di Madinah dikutip pada Rabu (10/6/2026).
dr Fitri mengatakan, pelayanan yang diberikan berupa rawat jalan untuk keluhan ringan hingga sedang. Menurutnya, jika kondisi sudah berat, pasien langsung dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) atau Rumah Sakit rujukan Arab Saudi.
Beroperasi selama 24 jam, Klinik satelit di sektor 2 Madinah dijaga oleh dokter dan perawat dari berbagai kloter yang dijadwalkan secara bergantian. Untuk shift malam, petugas yang menginap di hotel bergantian jaga.
"Kita atur jadwalnya sehingga mereka tetap bisa melayani jemaah di hotel masing-masing. Meski dokter sedang jaga di sini, jemaah tetap bisa konsultasi dengan TKH di hotelnya,” tambahnya.
Sejak kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua pada hari Minggu (7/6/2026) lalu, klinik satelit sektor 2 Madinah sudah melayani hingga 21 pasien dengan keluhan utama jemaah adalah ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), batuk pilek, nyeri tenggorokan (faringitis), serta kelelahan pasca-Armuzna.
"Banyak yang kelelahan setelah aktivitas berat di Arafah-Muzdalifah-Mina. Nafsu makan juga turun. Kita banyak menyiapkan obat flu, batuk, antibiotik, vitamin, dan infus,” tandas dr. Fitri.
Tim kesehatan juga mengimbau agar jemaah, khususnya lansia, tidak menunggu keluhan memburuk dan segera berobat dan keberadaan klinik satelit sektor 2 Madinah menjadi salah satu bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mewujudkan Haji Ramah Lansia.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


