Ekspor ke 25 Negara, Castle Farms Menjadi Kebun Kurma Ajwa Terbesar di Madinah dengan Teknologi Modern
Castle Farms kini menjadi salah satu produsen kurma Ajwa terbesar di Madinah yang sukses menjual produknya ke pasar internasional.
JAKARTA – Castle Farms kini menjadi salah satu produsen kurma Ajwa terbesar di Madinah yang sukses menjual produknya ke pasar internasional.
Bermodalkan pengalaman bertani turun-temurun selama tiga generasi, Castle Farms selalu berkomitmen menjaga kualitas terbaik dari setiap kurma ajwa yang dipanen.
Hebatnya, kurma ajwa dari Castle Farms ini sudah diekspor ke puluhan negara di dunia, termasuk ke Indonesia yang menjadi salah satu pasar utamanya di Asia Tenggara.
“Alhamdulillah, kami mengekspor ke sekitar 25 negara. ucap Dr Abdulmoizz Shakeel, Strategic Director of Castle Farms Dates, di Madinah dikutip pada Sabtu (13/6/2026).
"Castle Farms memiliki pengalaman bertani selama tiga generasi dan pengalaman tersebut digunakan dalam membudidayakan salah satu kurma Ajwa dan kurma lainnya yang terbaik serta berkualitas paling tinggi di wilayah ini," sambungnya.

Abdulmoizz mengatakan, setiap tahunnya, Castle Farms mampu mengekspor hingga ratusan ton kurma. Ini membuktikan bahwa konsumen di berbagai negara sangat percaya dengan kualitas produk mereka.
Abdulmoizz menjelaskan bahwa kurma Ajwa menjadi produk utama yang paling banyak dikirim ke luar negeri, meski mereka juga menanam jenis kurma premium lainnya. Negara tujuannya pun sangat luas, mulai dari kawasan Amerika Utara, Afrika, hingga Asia.
“Kami mengekspor sekitar lebih dari 500 ton khusus Ajwa saja, di luar Sukkari, di luar Majdool, Anbara, Sugai, dan semua varietas kurma lainnya yang kami ekspor,” jelasnya.
Bagi pengelola Castle Farms, memproduksi kurma Ajwa dari tanah suci Madinah bukan cuma soal bisnis mencari untung, melainkan sebuah tanggung jawab moral yang besar kepada para pembeli.
Di lahan perkebunan luas yang menyatu langsung dengan pabrik ini, setiap perkembangan pohon kurma diawasi dengan sangat teliti agar buah yang dihasilkan memenuhi standar tinggi.

“Alhamdulillah pada produk ini selalu kami berikan perhatian khusus agar kualitasnya selalu yang terbaik," ungkapnya.
"Karena ini subhanallah, ini adalah sebuah amanah bagi kami untuk membuat yang terbaik dan memberikan yang terbaik. Jadi inilah yang kami yakini dan inilah yang kami bawa ke meja anda untuk anda konsumsi,” tandas Abdulmoizz.
Proses pengolahan kurma setelah dipanen di pabrik Castle Farms juga sangat ketat. Mereka menggabungkan teknologi sensor canggih dan ketelitian tenaga manusia.
Setelah dipetik, semua kurma dibersihkan lalu disortir menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang disesuaikan dengan aturan ketat dari Otoritas Pengawas Obat dan Makanan Arab Saudi (SFDA).
Sebelum akhirnya dikemas otomatis dan dikirim ke berbagai negara, kurma-kurma tersebut dicek ulang secara manual oleh para pekerja untuk memastikan kualitasnya benar-benar sempurna.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


