Advertisement
Peristiwa Nasional

BGN Bantah Narasi Keuntungan Program MBG Dibagikan ke Presiden Prabowo

Badan Gizi Nasional membantah narasi yang menyebut keuntungan Program Makan Bergizi Gratis dibagikan kepada Presiden Prabowo Subianto. BGN menegaskan informasi tersebut adalah hoaks.

TIMES Indonesia,
BGN Bantah Narasi Keuntungan Program MBG Dibagikan ke Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Subianto saat meninjau pelaksanaan MBG di SMPN 111 Jakarta, 2 Juni 2026 lalu. (FOTOl ANTARA/HO-BPMI Setpres-Rusman)
A-AA+

JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) membantah keras narasi yang beredar di media sosial dan aplikasi percakapan terkait tuduhan adanya pembagian keuntungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden RI Prabowo Subianto.

BGN menegaskan informasi yang menyebut mantan Kepala BGN Dadan Hindayana pernah menuduh adanya pembagian keuntungan program tersebut kepada Presiden Prabowo merupakan informasi tidak benar atau hoaks.

Advertisement

Kepala BGN Nanik S Deyang mengatakan pernyataan yang beredar tersebut tidak pernah disampaikan oleh dirinya maupun pihak resmi lembaga.

"Saya menegaskan bahwa narasi yang beredar tersebut tidak benar. Saya tidak pernah menyampaikan pernyataan sebagaimana yang dicantumkan dalam pesan yang beredar di media sosial maupun aplikasi percakapan," ujar Nanik dalam keterangan resmi, Minggu (14/6/2026).

Menurut Nanik, penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kerap dilakukan dengan mencatut nama pejabat publik untuk membangun narasi provokatif dan memancing reaksi masyarakat.

Karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati dan melakukan verifikasi sebelum mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya.

"Masyarakat perlu memastikan kebenaran informasi melalui sumber resmi. Jangan mudah mempercayai ataupun menyebarkan informasi yang tidak jelas asal-usulnya karena dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat," katanya.

Advertisement

BGN menegaskan seluruh informasi dan pernyataan resmi lembaga hanya disampaikan melalui saluran komunikasi resmi, baik melalui keterangan pers, situs web resmi, maupun akun media sosial yang telah terverifikasi.

Oleh sebab itu, informasi yang beredar di luar kanal resmi tersebut tidak dapat dijadikan rujukan yang sah terkait kebijakan maupun program yang dijalankan BGN.

Nanik juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ruang digital yang sehat dengan mengedepankan fakta dan tidak mudah terpengaruh oleh konten yang bersifat manipulatif, provokatif, maupun mengandung unsur fitnah.

"Kami mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia digital serta mengedepankan verifikasi informasi. BGN akan terus fokus menjalankan tugas dan program pelayanan kepada masyarakat sesuai amanat yang diberikan pemerintah," tuturnya.

BGN memastikan tetap berfokus menjalankan Program Makan Bergizi Gratis dan berbagai program pelayanan masyarakat lainnya sesuai tugas yang diberikan pemerintah. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Antara
PenulisAntaraANTARA adalah kantor berita nasional Indonesia yang menyebarluaskan informasi tentang berbagai peristiwa penting di dalam dan luar negeri.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia