Advertisement
Peristiwa Nasional

Tiga Calon Manajer Koperasi Merah Putih Meninggal Saat Latsarmil, Kemhan Lakukan Evaluasi

Tiga calon manajer Koperasi Merah Putih meninggal saat mengikuti latihan dasar kemiliteran.  Kementerian Pertahanan memastikan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program ini.

TIMES Indonesia,
Tiga Calon Manajer Koperasi Merah Putih Meninggal Saat Latsarmil, Kemhan Lakukan Evaluasi
Peserta latsarmil dari pengelola KDMP dan KNMP mengikuti upacara pembukaan pelatihan diklat di lapangan Dirgantara AAU, Yogyakarta pada Rabu (17/6/2026) (ANTARA/Ho-Humas TNI AU)
A-AA+

JAKARTA Tiga calon manajer Koperasi Merah Putih meninggal dunia saat mengikuti Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang menerapkan sistem pendidikan latihan dasar kemiliteran (latsarmil).

Dikutip dari ANTARA, tiga korban adalah Anisa Muyassaroh yang meninggal dunia saat mengikuti pendidikan di Satdik Dodikjur Rindam VI/Mulawarman, Balikpapan. Berdasarkan keterangan Kementerian Pertahanan, Anisa meninggal akibat heat stroke atau sengatan panas.

Advertisement

Heat stroke merupakan kondisi darurat medis yang terjadi ketika suhu tubuh meningkat secara ekstrem hingga mencapai atau melebihi 40 derajat Celsius, sementara sistem pengaturan suhu tubuh tidak lagi mampu berfungsi dengan baik.

Korban lainnya adalah Yonanda Muhammad Taufiq yang mengikuti pendidikan di Satdik Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad Baturaja. Yonanda dilaporkan mengalami penurunan kondisi fisik pada 17 Juni 2026 sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit. Kementerian Pertahanan menyatakan, Yonanda dinyatakan meninggal dunia akibat cardiac arrest atau henti jantung

Korban terbaru adalah Novia Rahmadhani Sihotang, yang mengembuskan napas terakhir pada Selasa (23/6/2026) setelah menjalani perawatan medis intensif. Sebelumnya, ia mengikuti program latsarmil di Satuan Pendidikan Pusat Bahasa Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI Angkatan Udara (Satdik Pusbahasa Kodiklatau) Jakarta sejak Senin (22/6/2026).

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan (Kemhan), Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Menyusul tiga kasus kematian tersebut, Kemhan memastikan akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pendidikan latsarmil, khususnya terkait aspek kesehatan dan keselamatan peserta.

Advertisement

“Saat ini Kemhan bersama Panitia Seleksi Nasional dan penyelenggara pendidikan terus melakukan evaluasi serta penguatan pengawasan kesehatan peserta guna memastikan keselamatan dan kesehatan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program,” tegas Rico.

Program SPPI sendiri merupakan salah satu program pemerintah yang menyiapkan sumber daya manusia untuk mengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang tengah dikembangkan di berbagai daerah di Indonesia. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Antara
PenulisAntaraANTARA adalah kantor berita nasional Indonesia yang menyebarluaskan informasi tentang berbagai peristiwa penting di dalam dan luar negeri.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia