Advertisement
Peristiwa Nasional

Hadirkan Ekosistem Ekonomi Hijau, Muhammadiyah Bangun Ribuan SPKLMu di Jateng

PWM Muhammadiyah dan V-Green akan membangun total 1.300 titik SPKLMu di 35 kabupaten dan kota se-Jawa Tengah.

TIMES Indonesia,
Hadirkan Ekosistem Ekonomi Hijau, Muhammadiyah Bangun Ribuan SPKLMu di Jateng
Betrik 1912 (Becak Listrik) Muhammadiyah bentuk komitmen wujudkan ekosistem ekonomi Hijau. FOTO: muhammadiyah
A-AA+

JAKARTA Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah siap membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKLMu). 

Langkah ini sebagai bentuk dukungan Muhammadiyah dalam mendukung percepatan penggunaan kendaraan listrik sekaligus menghadirkan ekosistem ekonomi hijau bagi UMKM. 

Advertisement

Tak sendiri, dalam pelaksanaannya PWM Jateng akan menggandeng V-Green dalam mengembangan dan pengelolaan SPKLMu. 

CEO V-Green Indonesia, Mr. Edison Mai Truong Giang sangat senang bekerjasama dengan Muhammadiyah dalam pendirian SPKLMU. Dia menyatakan sangat terbuka untuk bekerjasama dalam pengembangan pasar, industri dan teknologi EV.

Sementara itu Ketua PWM Jateng Dr. KH. Tafsir, M. Ag mengatakan kolaborasi ini sebagai salah satu solusi penekanan polusi dalam meningkatkan ekonomi hijau sekaligus upaya Muhammadiyah memberikan dampak positif bagi UMKM.

"Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam membangun dan memperkuat ekosistem ekonomi, khususnya di tingkat UMKM, sekaligus mendukung pengembangan energi ramah lingkungan di Jawa Tengah,” kata KH. Tafsir saat pertemuan yang digelar PWM Jateng dengan Lembaga Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LP UMKM), beberapa waktu lalu. 

muhamadiyah-SPKLMu
Khafid Sirotudin, Ketua LHKP PWM Jawa Tengah dan CEO V-Green Indonesia Mr Edison Mai Truong Giang FOTO: suara muhammadiyah

PWM Jateng dan V-Green akan membangun total 1.300 titik SPKLMu di 35 kabupaten dan kota. PWM Jateng juga telah berkomunikasi dengan masing-masing Pimpinan Daerah Muhammadiyah se- Jateng. 

Advertisement

LP-UMKM PWM Jawa Tengah, Aqib Ossa mengatakan PDM se Jateng mendukung rencana pembangunan SPKLMu. "Alhamdulillah, kami telah berkoordinasi dengan PDM seluruh Jawa Tengah, 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah, terkait program yang sedang dijalankan oleh LPWKM untuk pendirian SPKLU untuk motor, Electric Vehicle Charging Station, sampai saat ini tetap berjalan dengan lancar," ujar Aqib Ossa.

Lebih lanjut, Aqib menjelaskan pembangunan akan dilaksanakan secara bertahap berdasarkan titik-titik yang dirprioritaskan. 

Sebagai langkah awal, SPKLMu akan dibangun di 115 titik pertama yang akan dimulai pekan depan. "Tahap pertama, ada 115 titik yang sudah siap untuk melakukan site survey pendirian SPKL. Paling cepat pekan depan sudah mulai melakukan site survey bersama vendor," ucap Aqib Ossa. 

Ia berharap pembangunan ini bisa seleai secepatnya karena pembangunan SPKLMu merupakan salah satu ihtiar hijrah ala LP-UMKM Muhammadiyah. Mengambil peran aktif pada transisi perubahan, dari era kendaraan bermotor berbahan bakar fosil menuju bahan bakar non-fosil.

Sebelumnya Muhammadiyah melalui Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta telah mempelopori penelitian dan pengembangan kendaraan listrik sejak tahun 2018. Pada ramadan 2025, Betrik 1912 (Becak Listrik) diluncurkan dan dihibahkan kepada Paguyuban Abang Becak KH. Ahmad Dahlan (PABELAN) di halaman SM Tower Yogyakarta. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Dhina Chahyanti
PenulisDhina ChahyantiSarjana Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016 sebagai editor AJP dan Gaya Hidup, sekaligus Host Podcast.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia