Kunjungi Rumah Duka di Mojorembun, Anggota DPRD Blora Pastikan Bukan Biaya Sekolah Penyebab Utama
Anggota DPRD Blora Ika Dewi Susanti mengunjungi keluarga korban di Mojorembun, memastikan fakta peristiwa, sekaligus berkomitmen mengupayakan bantuan pendidikan dan bedah rumah.
BLORA – BLORA - Anggota DPRD Kabupaten Blora Komisi D dari Fraksi Gerindra, Ika Dewi Susanti, mengunjungi rumah duka seorang ibu di Desa Mojorembun, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, yang meninggal dunia akibat diduga bunuh diri.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memastikan kondisi keluarga yang masih berduka.
Dalam kesempatan itu, Ika berdialog dengan tokoh masyarakat setempat dan suami almarhumah guna memperoleh informasi yang utuh mengenai kejadian tersebut.
Berdasarkan informasi yang diperoleh di lokasi, Ika menegaskan bahwa dugaan penyebab tragedi itu bukan semata-mata karena persoalan biaya pendidikan anak.
"Berdasarkan informasi yang kami terima di lokasi, sebelum peristiwa itu terjadi, anak almarhumah telah diterima di sekolah yang diinginkan," ungkap Ika, Jumat (26/6/2026), usai melakukan kunjungan.
Selain itu, Ika juga meninjau langsung kondisi tempat tinggal keluarga yang ditinggalkan. Menurutnya, keluarga korban masih membutuhkan perhatian dan pendampingan agar dapat melewati masa sulit pascakejadian.
"Saat ini, kondisi sang ayah dan putrinya masih membutuhkan pendampingan dan dukungan pascakejadian tersebut," ujarnya.
Sebagai bentuk kepedulian, Ika menyatakan akan mengupayakan bantuan agar anak almarhumah tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya. Selain itu, ia juga berkomitmen mengusulkan program bedah rumah guna meningkatkan kelayakan hunian keluarga tersebut.
"Saya berkomitmen mengusulkan program bedah rumah guna meningkatkan kelayakan hunian keluarga," sambung Ika.
Menurutnya, tragedi ini harus menjadi pembelajaran bagi seluruh masyarakat agar lebih mengedepankan empati terhadap sesama, terutama kepada keluarga yang sedang menghadapi musibah.
"Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan. Mari hadir bukan untuk menghakimi, tetapi saling menguatkan dan menjadi bagian dari solusi bagi sesama," ujar Ika.
Ia berharap kepedulian masyarakat tidak berhenti pada ungkapan belasungkawa semata, tetapi diwujudkan melalui dukungan moral maupun bantuan nyata bagi keluarga yang membutuhkan.
"Melalui kepedulian bersama, mereka diharapkan dapat bangkit dan melanjutkan kehidupan dengan lebih baik," harapnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
![Ahmad Rengga Wahana Putra [MG-301]](/_next/image?url=https%3A%2F%2Fcdn-1.timesmedia.co.id%2Fimages%2F2025%2F10%2F04%2FAhmad-Rengga-Wahana-Putra.jpg&w=128&q=70)

