Selamat Jalan Sekjen AMSI Maryadi, Pengabdi Sunyi yang Membangun Fondasi Media Siber Indonesia
Sekretaris Jenderal AMSI Maryadi wafat. Sosok yang mengabdikan hidupnya membangun media siber Indonesia itu dikenang sebagai penggerak transformasi organisasi dan jurnalisme berkualitas.
JAKARTA – Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji'un
Langit dunia pers Indonesia kembali diselimuti kabar duka.
Sekretaris Jenderal Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Maryadi, telah berpulang ke rahmatullah. Kepergiannya meninggalkan kesedihan mendalam, bukan hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga bagi ratusan perusahaan media siber yang selama ini tumbuh bersama AMSI.
Bagi banyak orang, Maryadi mungkin tidak selalu tampil di panggung utama. Namun di balik berbagai program, penguatan organisasi, hingga lahirnya berbagai inisiatif untuk memajukan media digital Indonesia, ada jejak kerja sunyi yang selama bertahun-tahun ia persembahkan.
Ia adalah sosok yang percaya bahwa media yang kuat lahir dari organisasi yang kuat, tata kelola yang baik, dan komitmen menjaga integritas jurnalisme.
Mengabdi Sejak Awal Berdirinya AMSI
Maryadi bukan orang baru di AMSI.
Sejak organisasi ini berdiri, ia telah menjadi bagian penting dalam perjalanan membangun asosiasi media siber terbesar di Indonesia.
Pada periode 2017–2023, ia dipercaya mengemban amanah sebagai Bendahara Umum AMSI. Amanah itu kemudian berlanjut ketika Kongres III AMSI di Bandung memilih secara aklamasi pasangan Wahyu Dhyatmika sebagai Ketua Umum dan Maryadi sebagai Sekretaris Jenderal untuk masa bakti 2023–2027.
Dalam kepengurusan tersebut, Maryadi menjadi salah satu motor penggerak berbagai agenda strategis organisasi, mulai dari transformasi digital, penguatan tata kelola perusahaan pers, peningkatan kapasitas anggota, hingga menjaga keberlanjutan bisnis media di tengah derasnya disrupsi teknologi.
Pengabdi yang Percaya pada Masa Depan Pers
Ketua Umum AMSI, Wahyu Dhyatmika, mengenang Maryadi sebagai sosok yang mengabdikan hidupnya dengan penuh ketekunan untuk organisasi.
Menurutnya, Maryadi bukan hanya seorang pengurus, tetapi rekan seperjuangan yang memahami bahwa jurnalisme berkualitas hanya dapat tumbuh apabila perusahaan media memiliki fondasi yang sehat, profesional, dan independen.
"Maryadi adalah salah satu tokoh penting dalam perjalanan AMSI sejak organisasi ini berdiri. Ia mengemban amanah sebagai Bendahara Umum AMSI pada periode 2017–2023, sebelum kemudian melanjutkan pengabdiannya sebagai Sekretaris Jenderal AMSI," ujar Wahyu.
Selama bertahun-tahun, Maryadi bekerja tanpa banyak sorotan. Ia memilih membangun organisasi dari balik layar, memastikan berbagai program berjalan, mendampingi anggota, serta memperkuat posisi AMSI sebagai rumah bersama media siber Indonesia.
"Banyak fondasi kelembagaan, tata kelola, dan program AMSI yang turut dibangun melalui kerja sunyi dan pengabdiannya. Maryadi menjalankan tanggung jawabnya dengan kesungguhan, loyalitas, dan rasa memiliki yang besar terhadap organisasi serta seluruh anggotanya," lanjut Wahyu.
Profesional Media yang Berpengalaman
Di luar aktivitas organisasinya, Maryadi dikenal sebagai profesional media dengan pengalaman panjang di bidang media digital, riset, dan penyiaran nasional.
Ia menjabat sebagai Direktur Komersial Nusantara TV sejak Januari 2024 sekaligus Direktur Bisnis dan Digital Katadata Indonesia.
Pengalaman tersebut menjadikannya salah satu figur yang memahami bagaimana industri media harus beradaptasi menghadapi perubahan teknologi, termasuk perkembangan kecerdasan artifisial (AI), perubahan pola konsumsi informasi, hingga tantangan menjaga keberlanjutan perusahaan pers.
Jejak yang Akan Terus Dikenang
Kepergian Maryadi menjadi kehilangan besar bagi AMSI dan komunitas media Indonesia.
Namun, dedikasi, pemikiran, dan kerja kerasnya akan terus hidup melalui organisasi yang ikut ia bangun.
Fondasi kelembagaan yang ia letakkan, semangat kolaborasi yang ia rawat, serta komitmennya terhadap jurnalisme berkualitas akan menjadi warisan berharga bagi generasi penerus insan pers.
Atas nama Pengurus Nasional dan seluruh anggota AMSI, Wahyu Dhyatmika menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum.
"Kepergian Maryadi merupakan kehilangan besar bagi AMSI dan komunitas media Indonesia. Kami akan mengenang dedikasi, kerja keras, dan komitmennya untuk terus memperkuat media siber Indonesia."
"Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala khilafnya, dan seluruh amal pengabdiannya menjadi pahala yang terus mengalir."
Hari ini, dunia pers Indonesia kehilangan seorang pengabdi yang bekerja dalam senyap. Namun, jejak yang ditinggalkannya akan terus hidup dalam setiap langkah AMSI menjaga media siber Indonesia tetap profesional, independen, dan dipercaya publik.
Selamat jalan, Maryadi.
Terima kasih atas dedikasi dan pengabdianmu. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadahmu, melapangkan kuburmu, dan menempatkanmu di tempat terbaik di sisi-Nya.
Innalillahi wa inna ilaihi raji'un.
Juli 2026
Yatimul Ainun
Pemred TIMES Indonesia
(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

