Advertisement
Peristiwa Nasional

Prabowo Targetkan Swasembada Gula Lebih Cepat Lewat Program Bongkar Ratoon 100 Ribu Hektare per Tahun

Presiden Prabowo Subianto menargetkan swasembada gula dapat tercapai lebih cepat melalui program bongkar ratoon seluas 100 ribu hektare per tahun untuk meningkatkan produktivitas dan rendemen tebu nasional.

TIMES Indonesia,
Prabowo Targetkan Swasembada Gula Lebih Cepat Lewat Program Bongkar Ratoon 100 Ribu Hektare per Tahun
Panen Raya tebu oleh TNI di Lanud Abd Saleh yang dihadiri oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Jumat (17/7/2026). (Foto: Aditya Hendra/TIMES Indonesia)
A-AA+

MALANG Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan Indonesia dapat mempercepat pencapaian swasembada gula melalui program peremajaan tanaman tebu atau bongkar ratoon.

Program ini dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas lahan sekaligus mendongkrak rendemen tebu nasional yang selama ini masih relatif rendah.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Panen Raya dalam Rangka TNI Mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jumat (17/7/2026).

Advertisement

Dalam pidatonya, Prabowo mengungkapkan laporan yang diterimanya dari Menteri Pertanian mengenai kondisi tanaman tebu nasional. 

Menurutnya, selama sekitar 12 tahun terakhir program peremajaan tebu berjalan sangat terbatas sehingga berdampak pada penurunan produktivitas.

"Menteri Pertanian menyampaikan kepada saya bahwa sudah 12 tahun tidak ada peremajaan tebu. Sehingga sekarang kita akan meremajakan semua tebu yang kita miliki," ujar Prabowo.

Presiden mengatakan pemerintah telah menyiapkan program bongkar ratoon seluas 100 ribu hektare setiap tahun sebagai langkah mempercepat regenerasi tanaman tebu yang sudah tidak lagi produktif.

Awalnya, kata Prabowo, program tersebut diproyeksikan mampu mengantarkan Indonesia mencapai swasembada gula dalam waktu empat tahun. Namun, setelah berdiskusi dengan Menteri Pertanian, target tersebut diyakini dapat dipercepat menjadi dua tahun.

Advertisement

"Menteri Pertanian melaporkan kepada saya, program kita sekarang 100 ribu hektare per tahun, sehingga swasembada akan dicapai dalam empat tahun. Tapi setelah saya tanya lagi, beliau mengatakan, 'Pak, kita bisa dalam dua tahun'," katanya.

Mendengar optimisme tersebut, Prabowo mengaku senang. Meski demikian, ia mengingatkan Menteri Pertanian agar tetap menjaga kondisi kesehatan di tengah padatnya agenda kerja.

"Saya bilang, bagus. Tapi jangan masuk rumah sakit, Menteri Pertanian. Negara dan bangsa masih butuh kau. Jangan ambruk," ujarnya yang disambut tawa peserta.

Bongkar Ratoon Tingkatkan Produktivitas dan Rendemen

Program bongkar ratoon merupakan upaya mengganti tanaman tebu lama yang produktivitasnya terus menurun dengan tanaman baru yang memiliki potensi hasil lebih tinggi. Peremajaan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas tebu yang dipasok ke pabrik gula.

Selain meningkatkan hasil panen per hektare, program tersebut ditargetkan mendongkrak rendemen tebu, yaitu persentase gula yang dihasilkan dari setiap tebu yang digiling. Saat ini, rendemen tebu di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Malang, rata-rata masih berada di kisaran 7 persen.

Karena itu, pemerintah mendorong percepatan peremajaan tanaman tebu agar produktivitas lahan meningkat, efisiensi industri gula nasional membaik, serta kebutuhan bahan baku pabrik gula dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mempercepat terwujudnya swasembada gula sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor gula. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Achmad Fikyansyah
PenulisAchmad FikyansyahSarjana Sastra Inggris (S.S) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Bergabung ke TIMES Indonesia sejak Maret 2023. Meliput berbagai topik, utamanya pendidikan dan ekonomi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia