Sudaryono Janji Maksimalkan Program MBG
Sudaryono menyatakan siap menjalankan amanah sebagai Kepala Badan Gizi Nasional usai ditunjuk Presiden Prabowo. Ia berjanji mengoptimalkan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia.
JAKARTA – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menyatakan siap mengemban amanah sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) setelah ditunjuk Presiden Prabowo Subianto menggantikan Nanik S. Deyang. Ia berjanji akan bekerja keras untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan optimal bagi masyarakat.
"Doakan saya amanah, doakan saya baik dan mohon dukungan rekan-rekan media semua. Satu yang saya janjikan, saya kerja dengan sebaik-baiknya, kerja keras dengan sebaik-baiknya, itu saja," kata Sudaryono di Jakarta, Rabu (22/7).
Sudaryono mengatakan dirinya siap menjalankan amanah tersebut setelah mendapat penugasan langsung dari Presiden Prabowo. Ia mengungkapkan kabar penunjukan diterimanya melalui sambungan telepon dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang menyampaikan bahwa pelantikan akan digelar pada Rabu sore.
"Saya tadi ditelepon oleh Pak Teddy untuk nanti sore ada pelantikan. Jadi betul. Tadi juga Pak Mensesneg sudah memberikan keterangan pers bahwa saya ditunjuk oleh Presiden untuk menggantikan Bu Nanik yang mengundurkan diri karena faktor kesehatan pada hari ini," ujarnya.
Menurut Sudaryono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga telah menyampaikan secara resmi bahwa Presiden menunjuk dirinya sebagai Kepala BGN menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.
Ia menegaskan program MBG merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo yang telah disiapkan sejak masa kampanye dan kini menjadi agenda utama pemerintah.
Selama menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono mengaku terus mengikuti perkembangan pelaksanaan MBG, khususnya terkait rantai pasok pangan yang melibatkan petani, peternak, dan nelayan.
Menurut dia, implementasi program tersebut turut memengaruhi sejumlah komoditas pertanian, seperti telur dan ayam, sehingga dampaknya terhadap sektor pangan menjadi perhatian pemerintah.
Sudaryono mengaku bahagia sekaligus menyadari besarnya tanggung jawab yang diemban. Ia berharap dapat menjalankan amanah dengan baik dan memperoleh dukungan dari seluruh pihak.
Ia juga mengungkapkan memiliki hubungan dekat dengan Nanik S. Deyang. Bahkan, ia menyebut mantan Kepala BGN tersebut sebagai bagian dari keluarga yang telah dikenalnya sejak lama.
Menanggapi berbagai sorotan terhadap BGN, Sudaryono memilih fokus mempersiapkan tugas barunya. Ia menegaskan komitmennya untuk bekerja keras dan menjaga amanah sebagai Kepala BGN.
Sudaryono juga memastikan tidak akan merangkap jabatan. Berdasarkan penjelasan Menteri Sekretaris Negara, ia akan melepaskan posisinya sebagai Wakil Menteri Pertanian setelah resmi dilantik sebagai Kepala BGN. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


