Advertisement
Peristiwa

KH Said Aqil Siradj: Gus Dur Tokoh Panutan NU yang Luar Biasa

KH Said Aqil Siroj, Ketua Umum PBNU menegaskan, bahwa sosok almarhum KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, adalah tokoh panutan Nahdlatul Ulama (NU) yang luar biasa.

TIMES Indonesia,
KH Said Aqil Siradj: Gus Dur Tokoh Panutan NU yang Luar Biasa
KH Said Aqil Siroj saat meninjau persiapan pembukaan Muktamar ke-33 NU di Alun alun Jombang, Jumat (31/7/2015) (Andi Hartik/timesindonesia)
A-AA+

TIMESINDONESIA TIMESINDONESIA, JOMBANG - KH Said Aqil Siroj, Ketua Umum PBNU menegaskan, bahwa sosok almarhum KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, adalah tokoh panutan Nahdlatul Ulama (NU) yang luar biasa.

 "NU kehilangan panutan semenjak ditinggal almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Sebab, banyak pemikiran dari beliau untuk kemajuan NU," jelas kiai Said, Jumat (31/7/2015) di lokasi utama Muktamar.

Advertisement

Pemikiran Gus Dur yang paling berharga bagi NU kata kiai Said adalah membumikan Islam di Nusantara. "Semenjak Gus Dur meninggal. Maka sebenarnya kita ditinggal panutan yang luar biasa. Akan tetapi tidak berhenti dengan meratapi kepergian Gus Dur. Generasi selanjutnya harus bisa melanjutkan ide-ide Gus Dur," katanya.

Menurutnya, Islam turun membawa spirit kemanusiaan. Dengan begitu, Islam sudah jelas membawa misi kemanusiaan. Itu menurutnya sesuai dengan ide Gus Dur. "Ini yang perlu kita lestarikan dan dijunjung tinggi dari ajaran Gus Dur," terangnya.

Pihaknya juga menyinggung soal Islam dan Nasionalisme. Menurutnya, Islam dan Nasionalisme merupakan dua kekuatan besar yang perlu disatukan.

"Ini sesuai dengan pesan KH Hasyim Asyari kepada KH Wahid Hasyim. Jangan membentur-benturkan Islam dan Nasionalisme," imbuhnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia