Advertisement
Peristiwa

Harga Pasir Melejit, Pengusaha Batako Tulungagung Menjerit

Para pengusaha batako di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur mengeluhkan naiknya ongkos produksi dikarenakan harga pasir yang membengkak hingga dua kali lipat.

TIMES Indonesia,
Harga Pasir Melejit, Pengusaha Batako Tulungagung Menjerit
Pengusaha batako keluhkan naiknya harga pasir (Foto: beritadaerah)
A-AA+

TIMESINDONESIA TIMESINDONESIA, TULUNGAGUNG - Para pengusaha batako di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur mengeluhkan naiknya ongkos produksi dikarenakan harga pasir yang membengkak hingga dua kali lipat.

"Persediaan pasir saat ini langka semenjak penambang-penambang pasir dioperasi oleh petugas," keluh Mulyadi, salah seorang perajin batako di Kelurahan Bago, Tulungagung pada Kamis (29/10/2015).

Advertisement

Karena harga bahan bakunya melejit, para perajin pun terpaksa menaikkan harga batako produksinya. Jika sebelumnya harga batako Rp 2.500 per biji kini naik menjadi Rp 2.700 per biji. Selain batako, harga paving pun naik dari Rp 41 ribu per meter persegi (sekitar 28 biji) menjadi Rp 43 ribu.

Minimnya suplai dari hulu karena para penambang memilih tiarap dari operasi petugas membuat pasir menghilang, baik di pengepul maupun toko bangunan. Akibatnya bahan bangunan tersebut pun tak banyak tersisa sehingga harganya pun melonjak drastis.

"Di Trenggalek, harga pasir dari Tulungagung saat ini tembus Rp 1,1 juta. Padahal biasanya hanya sekitar Rp 600 ribu per ritase (empat kubik)," imbuh Mutaji, warga Gandusari, Trenggalek.

Selain para pengusaha batako, dampak kenaikan harga pasir juga dirasakan para kontraktor dan pengusaha bangunan. Tak ayal, para pengusaha dan masyarakat pun hanya bisa berharap kondisi bisa kembali normal agar perusahaan mereka tak sampai gulung tikar. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Ronny Wicaksono
PenulisRonny WicaksonoPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2015. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia