Advertisement
Peristiwa

Indomaret Larang Kasir Layani Usia Bawah 18 Tahun Beli Rokok

Direktur Hubungan Eksternal PT HM Sampoerna Tbk Yos Adiguna Ginting dan PT Indomarco Prismatama (Indomaret) melarang rokok dijual kepada anak di bawah 18 tahun dengan mendidik petugas Indomaret untuk tidak melayani konsumen usia ini saat mereka hendak mem

TIMES Indonesia,
Indomaret Larang Kasir Layani Usia Bawah 18 Tahun Beli Rokok
Ilustrasi. (foto: googleimage)
A-AA+

TIMESINDONESIA TIMESINDONESIA, JAKARTA – Larangan merokok untuk anak di bawah umur semakin gencar dilakukan. Bahkan dari perusahaan rokok serta minimarket yang menjual rokok mendukung tidak diperbolehkannya anak di bawah umur membeli dan merokok.

Direktur Hubungan Eksternal PT HM Sampoerna Tbk Yos Adiguna Ginting dan PT Indomarco Prismatama (Indomaret) melarang rokok dijual kepada anak di bawah 18 tahun dengan mendidik petugas Indomaret untuk tidak melayani konsumen usia ini saat mereka hendak membeli rokok.

Advertisement

"Kita memberikan edukasi bagi para pekerja ritel, utamanya petugas kasir agar mereka tidak menjual rokok pada anak usia di bawah 18 tahun," kata Yos di Jakarta, Selasa (03/11/2015).

Direktur Marketing PT Indomarco Prismatama Wiwiek Yusuf mengatakan Indomaret menyambut antusiastis inisiatif itu. Hari ini, Selasa (03/11/2015), HM Sampoerna dan Indomaret meresmikan Program Pencegahan Akses Pembelian Rokok oleh Anak-anak di salah satu gerai Indomaret di Jalan Ir H Juanda, Jakarta Pusat.

Adanya larangan terhadap anak di bawah umur bukan berarti Indomaret tidak menjual rokok. Indomaret tetap memajang jenis dan merk rokok di rak-rak tepat di belakang kasir, hanya saja sekarang ada stiker kecil bertuliskan larangan membeli rokok bagi yang berusia di bawah 18. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Deasy Mayasari
PenulisDeasy MayasariSarjana Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah Universitas Negeri Malang. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2015 sebagai editor.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia