Advertisement
Peristiwa

Dinkes Jember Belum Nyatakan KLB Demam Berdarah

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jember, belum menyatakan kejadian luar biasa (KLB) demam berdarah dengue (DBD), meski sudah ada satu balita meninggal serta puluhan warga lainnya dilaporkan terserang DBD.

TIMES Indonesia,
Dinkes Jember Belum Nyatakan KLB Demam Berdarah
Ilustrasi (Foto: googleimage)
A-AA+

JEMBER Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jember, belum menyatakan kejadian luar biasa (KLB) demam berdarah dengue (DBD), meski sudah ada satu balita meninggal serta puluhan warga lainnya dilaporkan terserang DBD.

"Statusnya belum dinyatakan KLB demam berdarah, meski ada satu anak-anak asal Kelurahan Jember Kidul yang meninggal dunia akibat demam berdarah," ujar Humas Dinkes Jember, Yumarlis, Sabtu (23/1/2016).

Advertisement

Kendati demikian, pihak Dinkes akan segera melakukan pemantauan mengenai penyebaran peyakit ini. Selain juga melakukan penyuluhan, mengingat dampak yang ditimbulkan sangat membahayakan.

“Kami juga akan melakukan Penyama Epidiomolog (PE), lalu melakukan fogging agar nyamuk dewasa bisa mati,” jelas Yumarlis.

Menurut dia, kondisi ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Pada 2015 lalu, jumlah penderita DBD di Jember tercatat hingga 934 kasus, 15 penderita diantaranya dinyatakan meninggal dunia.

“Kalau tahun 2015 kemarin dinyatakan KLB karena jumlah penderita mencapai 934 kasus dan 15 dinyatakan meninggal dunia,” papar Yumarlis.

Informasi yang diterima JEMBERTIMES menyebutkan, di Desa Patemon, Kecamatan Tanggul, enam orang dilaporkan terserang DBD. Kini, seluruh penderita telah telah dirawat di Puskesmas setempat.

Advertisement

Sedangkan di Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, 6 orang juga dilaporkan terkena DBD. Lima orang dirawat di pusat kesehatan masyarakat terdekat, sementara satu orang bernama Heliyatul Jannah dirujuk ke Rumah Sakit Dokter Soebandi, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M
PenulisMahrus Sholih Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia