Akibat Longsor, Dua Desa di Malang Terisolasi
Hujan deras sepanjang hari yang terjadi Minggu (28/2/2016) kemarin, mengakibatkan longsor sepanjang 100 meter yang memutuskan akses jalan dua desa, yaitu Sumberputih dan Wonoayu, Kecamatan Wajak.

MALANG – Hujan deras sepanjang hari yang terjadi Minggu (28/2/2016) kemarin, mengakibatkan longsor sepanjang 100 meter yang memutuskan akses jalan dua desa, yaitu Sumberputih dan Wonoayu, Kecamatan Wajak.
Kepala BPBD Kabupaten Malang, Hafie Lutfi menyampaikan, sedikitnya lima rumah yang berada di area longsor dalam kondisi terancam.
"Ada dua tempat yang berdekatan dengan sungai dan jalan. Derasnya aliran air hujan berakibat jalan bisa habis tergerus," ungkap Lutfi sambil menunjukkan gambar lokasi longsor kepada awak media.
Kondisi longsor tersebut, lanjut Lutfi, yang menghambat perjalanan dari Desa Wonoayu ke Sumberputih. Arus lalu lintas dari Wonoayu melintasi Sumberputih menuju Kecamatan Dampit ditutup total.
"Desa Sumberputih dan Wonoayu ini arahnya ke Kecamatan Dampit, untuk penjualan hasil bumi masyarakat. Karena ditutup total, arus kendaraan dialihkan untuk memutar sejauh kurang lebih 7 kilometer," jelasnya, Senin (29/2/2016).
Lutfi mengungkapkan, terdapat lima rumah di Desa Sumberputih yang terancam longsor dengan kedalaman gerusan mencapai 12 meter.
Kondisi terkini paska longsor, lima rumah tersebut berada pada kemiringan mencapai 60 persen. Mengantisipasi kemungkinan terburuk, akses jalan ditutup total. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


