Advertisement
Peristiwa

Hari Ini, Bupati Malang Bahas Pembentukan KEK Singosari di Jakarta

Sidang pertama rencana pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (27/4/2018) hari ini dimulai di Jakarta.

TIMES Indonesia,
Hari Ini, Bupati Malang Bahas Pembentukan KEK Singosari di Jakarta
Empat pejabat Kabupaten Malang yg berangkat ke Jakarta untuk sidang pertama KEK dan pintu masuk utama Jalan Tumapel yang akan dilebarkan. (FOTO: Widodo irianto/TIMES Indonesia)
A-AA+

MALANG Sidang pertama rencana pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEKSingosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (27/4/2018) hari ini dimulai di Jakarta.

Sejak Kamis malam, empat pejabat Kabupaten Malang yang dipimpin langsung Bupati Malang Dr H Rendra Kresna bertolak ke Jakarta. Menyertai bupati adalah Kepala Bappeda, Tomie Herawanto, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Made Arya Wedhantara, dan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang, Dr Wahyu Hidayat.

Advertisement

Mereka bersama-sama Gubernur Jawa Timur, Pakde Karwo akan melaksanakan sidang di Kementerian Perekonomian. "Ada 17 item yang akan dibahas dalam sidang itu," kata Tomie Herawanto kepada TIMES Indonesia sebelum berangkat ke Jakarta, Kamis (26/4/2018) sore.

KEK-2.jpg

Seluruh persyaratan telah dipenuhi dan tim dari Kabupaten Malang tinggal membedahnya di hadapan Dewan KEK Nasional. " Bila hasil sidang disetujui, maka tinggal action di lapangan," katanya.

Untuk menggarap kawasan KEK Singosari, izin lokasi yang telah dikeluarkan DPKPCK seluas 300 hektare. Hingga hari ini yang telah diselesaikan oleh pihak pengembang yakni PT Intelegensia Graha Tama (IGT) seluas 210 hektare. "Sedangkan sisanya yang 90 hektare terus diproses dan dalam penyelesaian," tambah Camat Singosari, Eko Margianto, AP. SSos ditemui usai upacara Hari Otonomi Daerah ke-22 di Pendapa Agung, Kabupaten Malang.

Kabar terakhir konsep KEK Singosari ini nanti akan menggunakan tujuh gate (pintu masuk). Namun pintu masuk utamanya tetap Jalan Tumapel. "Tahun ini rencananya Jalan Tumapel akan ditambah menjadi 8 meter lebarnya," ujarnya.

Advertisement

Sejauh ini peranan kecamatan yang dominan adalah mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan lokasi, peranan masyarakat, berbagai penyuluhan dan sebagainya. "Semua itu sudah kami laksanakan," tambahnya.

Namun yang jelas, kata Eko, keberadaan KEK Singosari nanti diharapkab akan banyak menyerap tenaga kerja lokal. "Semoga sidang pertama hari ini lancar," kata Eko. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Widodo Irianto
PenulisWidodo IriantoPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2015. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia