Advertisement
Peristiwa

KHR Moh Kholil As'ad: Bahagia akan Datangnya Ramadhan adalah Tanda Ahli Surga

Dalam menyambut bulan Ramadhan harus dalam keadaan bahagia, sumringah dan senang karena orang yang bahagia dengan datangnya bulan yang penuh ampunan itu merupakan tanda tanda ahli surga. 

TIMES Indonesia,
KHR Moh Kholil As'ad: Bahagia akan Datangnya Ramadhan adalah Tanda Ahli Surga
KHR Muhammad Kholil As'ad Syamsul Arifin, Pengasuh Pondok Pesantren Walisongo, Mimbaan Kecamatan Panji, Kabupaten Sitibondo saat memberikan Tausiyah di acara Harlah ke 26 (FOTO: Uday/TIMES Indonesia)
A-AA+

SITUBONDO Dalam menyambut bulan Ramadhan harus dalam keadaan bahagia, sumringah dan senang karena orang yang bahagia dengan datangnya bulan yang penuh ampunan itu merupakan tanda tanda ahli surga

Begitulah tausiyah KHR Muhammad Kholil As'ad Syamsul Arifin, Pengasuh Pondok Pesantren Walisongo, Mimbaan Panji, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, dalam acara Harlah ke 26, Pondok Pesantren yang diasuhnya, dan juga prosesi wisuda Hifdil Qur'an ke 3, Sabtu (12/5/2018) malam.

Advertisement

"Nabi Muhammad SAW saja, mempersiapkan untuk bulan Ramadhan dua bulan sebelumnya," kata kiai putra pahlawan nasional Almarhum KHR As'ad Syamsul Arifin ini.

Pengajian-2.jpg

Kiai kharismatik ini juga berpesan jika berteman harus memilih yang selalu mengajak kebaikan, karena ketika orang yang tingkat keimanannya masih rendah dan setengah setengah (tidak kuat), berteman dengan orang yang tidak baik maka akan terbawa arus temannya tersebut.

"Untuk menengah kebawah, jangan berteman dengan orang dengan yang tidak baik. Karena akan terhanyut dalam ketidakbaikan," tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Kiai Kholil juga meminta kepada guru ngaji langgar yang sengaja diundang pada Harlah ini, untuk tetap dan terus mengajarkan ajaran tauhid yakni syi'ir Aqa'id 50 (Wujud, Qidam, Baqa' dan seterusnya).

Advertisement

"Harus diperkuat tauhid mulai sejak dini. Karena sekarang ketika anak sudah sekolah SMP dan seterusnya, ngaji dilanggar sudah berhenti," pesannya.

Hadir pada Harlah Pondok Pesantren Walisongo Mimbaan Panji Kabupaten Situbondo itu, para pengasuh Pondok Pesantren, para kiai, Habaib, pejabat pemerintah, dan ribuan simaptisan serta masyarakat umum dari berbagai daerah, yang membanjiri area Harlah di Pesantren setempat. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Fathullah Uday
PenulisFathullah Uday Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia