Advertisement
Peristiwa

Kisah Sukses H. Sahidin (2), Kelahiran Anak Pertama Semangati Kerja Kerasnya

Kehadiran seorang anak memang dapat menjadi support bagi sang ayah dalam  berusaha. Ini dirasakan H. Sahidin, pengusaha Folding Gate asal Kaliwungu, Banjarnegara.

TIMES Indonesia,
Kisah Sukses H. Sahidin (2), Kelahiran Anak Pertama Semangati Kerja Kerasnya
H. Sahidin saat berada di pabrik Folding Gate. (FOTO : Muchlas Hamidi/TIMES Indonesia)
A-AA+

BANJARNEGARA Kehadiran seorang anak memang dapat menjadi support bagi sang ayah dalam  berusaha. Ini dirasakan H. Sahidin, pengusaha Folding Gate asal Kaliwungu, Banjarnegara.

Walau hasilnya  belum tentu sesuai harapan, kala itu, masih ada saja kendala yang dia hadapi dalam perjalanan bisnisnya. Rupanya Sahidin harus kembali bekerja di bengkel las di Jakarta. 

Advertisement

Setelah memiliki modal,  dia pulang kampung untuk berjualan bakso. Belum genap setahun jadi tukang bakso, Sahidin diminta membantu pemasaran sebuah perusahaan folding gate di Purwokerto.

Suatu  ketika, tahun 007,  terjadi penolakan folding door dari perusahaan di mana dia bekerja. Rupanya barang tersebut berasal dari mantan bosnya di Jakarta.

Ini menjadi  titik awal keberhasilan H. Sahidin. Barang tersebut akhirnya dititipkan ke dirinya untuk dipasarkan.  Sejak saat itulah, tepatnya tahun 2007,  dia membuka bengkel las. Pada mulanya, Sahidin kesulitan memasarkan barang tersebut.

Haji Sahidin
H Sahidin saat berada di Toko Udin Meriah di sekitar Terminal Mandiraja (FOTO : Muchlas Hamidi/TIMES Indonesia)

Dia terus memutar otak agar folding door cepat laku. Rohidin sejak saat itu mulai berinovasi, di antaranya menyebar kartu nama ke bengkel las yang ada di Jawa Tengah. Tentu saja membutuhkan waktu lama karena jumlahnya ratusan bahkan ribuan.

Advertisement

"Alhamdulillah, tahun pertama berjalan,  mulai ada pesanan dari bengkel las yang pernah ditinggali kartu nama," katanya.

Barang dari bosnya di Jakarta terjual habis. Malahan kekurangan stok. Menginjak tahun ke dua dia memberanikan ambil kredit mobil. Tahun ketiga, mobil operasional kegiatan bengkelnya lebih dari 5 unit dan merenovasi rumah.

Karena dia suka  pertanian dan sering kesulitan cari peralatan, Sahidin pun kemudian mendirikan Toko Udin Meriah di sekitar terminal Mandiraja. Toko ini menyediakan segala alat dan mesin pertanian dan servis mesin diesel.

Pada tahun 2019, Sahidin mampu membeli mesin  pembuatan folding gate. Dengan alat ini dia mampu memproduksi folding door sendiri di Banjarnegara. Kini karyawan dan  mitra perusahaannya tersebar se Jawa Tengah. (Bersambung)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Muchlas Hamidi
PenulisMuchlas HamidiBergabung dengan TIMES Indonesia sejah tahun 2020 Liputan : Sosial, Budaya, dan isu atau kejadian di daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia