Advertisement
Peristiwa

PLN Malang Siagakan Mitra dan Peralatan, Perkuat Respons Cepat Hadapi Gangguan Listrik

PLN UP3 Malang bergerak cepat memperkuat kesiapan personel dan peralatan. Langkah itu ditunjukkan melalui apel gelar pasukan dan peralatan di Lapangan Rampal, Kamis (11/6/2026).

TIMES Indonesia,
PLN Malang Siagakan Mitra dan Peralatan, Perkuat Respons Cepat Hadapi Gangguan Listrik
Apel PLN dan Mitra untuk hadapi gangguan kelistrikan di wilayah Malang Raya. (Foto: PLN UP3 Malang/TIMES Indonesia)
A-AA+

MALANG Pasca terjadinya gangguan kelistrikan yang sempat berdampak pada sejumlah wilayah, PLN UP3 Malang bergerak cepat memperkuat kesiapan personel dan peralatan. Langkah itu ditunjukkan melalui apel gelar pasukan dan peralatan di Lapangan Rampal, Kamis (11/6/2026) yang melibatkan seluruh mitra kerja PLN di wilayah Malang Raya.

Apel tersebut menjadi upaya PLN memastikan seluruh sumber daya siap diterjunkan kapan saja untuk menangani gangguan, pemeliharaan, hingga perluasan jaringan listrik.

Advertisement

Manajer PLN UP3 Malang, Agung Wibowo mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan serentak di Jawa Timur. Khusus di Malang, PLN mengumpulkan seluruh mitra Kontrak Harga Satuan (KHS) Jasa yang bertugas mendukung operasional jaringan listrik.

“Tujuan kami mengecek satu per satu kesiapan personel, kesiapan peralatan, kesiapan pasukan sampai kesiapan direkturnya. Apabila ada gangguan, pemeliharaan maupun perluasan jaringan yang harus dieksekusi, mereka harus gerak cepat, sigap, dan tanggap kapan pun dibutuhkan,” ujar Agung, Kamis (11/6/2026).

Sedikitnya terdapat 10 mitra yang mengikuti apel tersebut. Mereka selama ini bertugas mendukung pelayanan kelistrikan di Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu. Namun sesuai kebutuhan operasional, mitra tersebut juga dapat diperbantukan ke wilayah Pasuruan maupun Mojokerto.

Menurut Agung, apel gelar pasukan menjadi instrumen penting untuk memastikan seluruh mitra memenuhi standar kompetensi dan kualifikasi yang ditetapkan PLN.

Kesiapan tersebut dinilai semakin penting setelah muncul sejumlah gangguan tak terduga yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Karena itu, PLN ingin memastikan proses penanganan gangguan dapat dilakukan lebih cepat sehingga dampaknya terhadap masyarakat bisa diminimalkan.

Advertisement

“Kami ingin memberikan pesan kepada masyarakat bahwa PLN Malang Raya siap ketika terjadi gangguan maupun pemeliharaan. Harapannya penanganannya tidak terlalu lama dan aktivitas masyarakat tidak terganggu,” ungkapnya.

Ia berharap gangguan besar yang sempat terjadi sebelumnya tidak kembali terulang. Namun PLN tetap menyiapkan langkah antisipasi karena potensi gangguan jaringan dapat muncul sewaktu-waktu, mulai dari pohon yang menyentuh jaringan hingga gangguan akibat hewan.

“Kalau berdasarkan sistem, gangguan itu tetap ada. Bisa karena pohon, bisa karena binatang. Tetapi kami mengupayakan penormalan secepat mungkin,” tegasnya.

Tak hanya memeriksa kesiapan personel, PLN juga melakukan evaluasi ketat terhadap seluruh mitra. Setiap peserta harus memenuhi daftar pemeriksaan yang mencakup kompetensi kerja, kelengkapan alat, hingga standar keselamatan.

Agung menegaskan, mitra yang tidak memenuhi standar dapat memperoleh catatan khusus bahkan berpotensi tidak lagi dipercaya menjadi rekanan PLN.

“Kalau ada satu item saja yang tidak sesuai, mereka mendapatkan catatan khusus. Bahkan ada kemungkinan tidak berhasil menjadi mitra lagi. Karena itu kami memastikan seluruh peralatan yang digunakan sudah tersertifikasi, sesuai standar, dan masih layak operasi,” pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rizky Kurniawan Pratama
PenulisRizky Kurniawan PratamaSarjana Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang (2019). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2020. Meliput berbagai topik, termasuk Politik, Hukum, Kriminal, Ekonomi, Budaya dan Pemerintahan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia