Advertisement
Peristiwa

Saturasi Oksigen Drop, Jemaah Haji Lansia Asal Cianjur Terpaksa Dipulangkan Lebih Awal

Langkah evakuasi medis ini terpaksa diambil oleh pihak berwenang setelah kondisi fisik jemaah tersebut terus merosot secara signifikan selama berada di Arab Saudi.

TIMES Indonesia,
Saturasi Oksigen Drop, Jemaah Haji Lansia Asal Cianjur Terpaksa Dipulangkan Lebih Awal
Jemaah haji lansia asal Cianjur dipulangkan lebih awal. (FOTO: Istimewa)
A-AA+

CIANJUR Seorang jemaah haji asal Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terpaksa dialihkan jadwal kepulangannya ke tanah air lebih cepat melalui mekanisme tanazul

Langkah evakuasi medis ini terpaksa diambil oleh pihak berwenang setelah kondisi fisik jemaah tersebut terus merosot secara signifikan selama berada di Arab Saudi.

Advertisement

Warga lansia yang harus dipulangkan mendahului rombongannya tersebut diketahui bernama Ii Safei Pii, seorang kakek berumur 88 tahun yang tinggal di Kampung Pakemitan, Desa Ciranjang, Kecamatan Ciranjang Cianjur. 

Pada awalnya, ia merupakan bagian dari kelompok terbang atau kloter 24 JKS, namun kendala kesehatan yang serius memaksanya dipindahkan ke manifes penerbangan lain.

Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, Herriyanto, mengungkapkan bahwa kemunduran kondisi fisik pria lanjut usia itu dipicu oleh kadar oksigen dalam darah yang anjlok secara drastis. 

Faktor risiko keselamatan tersebut kian diperberat oleh riwayat penyakit asma kronis yang diderita pasien, sehingga membutuhkan observasi medis jangka pendek yang lebih intensif.

"Beliau sempat mengalami penurunan saturasi oksigen dan memiliki riwayat asma. Karena kondisi tersebut, hingga dinyatakan tidak layak terbang atau unfit to fly dan harus menjalani perawatan," ujar, Rabu (24/6/2026).

Advertisement

Setelah mendapatkan intervensi klinis selama satu hari penuh dari tim medis di sana, grafik kebugaran Ii Safei perlahan mulai menunjukkan arah pemulihan yang stabil. 

Berdasarkan hasil pemantauan berkala, otoritas kesehatan akhirnya menerbitkan rekomendasi tertulis yang menyatakan bahwa sang jemaah sudah memenuhi syarat kelaikan terbang.

Guna mempercepat proses kepulangan tersebut, panitia penyelenggara ibadah haji menerapkan kebijakan degradasi dengan memanfaatkan sisa kursi kosong yang tersedia pada kloter 11 JKS asal Kota Bekasi. 

Herriyanto menjelaskan bahwa pengalihan bangku penerbangan ini merupakan bagian dari komitmen pelayanan demi memastikan jemaah mendapatkan hak kepulangan dengan aman serta memadai.

Melalui skema perpindahan kloter tersebut, Ii Safei berhasil mendarat di Indonesia pada tanggal 13 Juni 2026, atau sekitar dua minggu lebih awal dari jadwal kepulangan reguler rombongan asal Cianjur yang baru akan bertolak pada akhir bulan Juni. 

Begitu tiba di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, petugas ambulans dan tim Kemenag Cianjur langsung melakukan penjemputan khusus di apron untuk membawa sang jemaah langsung ke rumah tanpa transit di asrama embarkasi.

Setibanya di kediaman keluarga, pihak kementerian langsung melakukan proses serah terima formal sekaligus memastikan semua barang bawaan, termasuk jatah air zam-zam, telah sampai dalam kondisi utuh. 

Kendati kondisi umum pasien saat ini dikabarkan cukup stabil, pemantauan klinis mandiri masih berjalan lantaran adanya indikasi pembengkakan pada bagian perut yang memerlukan pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan domestik.

Di sisi lain, dalam hal ini Herriyanto memastikan bahwa kondisi sisa jemaah haji gelombang berikutnya asal Kabupaten Cianjur yang masih berada di Arab Saudi berada dalam keadaan sehat walafiat. 

Otoritas terkait mengonfirmasi bahwa puluhan jemaah di Madinah saat ini sedang berkonsentrasi mempersiapkan diri untuk kembali ke tanah air melalui Terminal 2 bandara internasional sesuai dengan jadwal operasional yang telah ditetapkan semula. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Wandi Ruswannur
PenulisWandi RuswannurSarjana Hukum IAI Al-Azhary Cianjur Bergabung bersama TIMES Indonesia sejak 2024. Meliput berbagai topik, termasuk pemerintahan, politik, hukum, olahraga, life style, seni-budaya, pendidikan dan lingkungan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia