Advertisement
Peristiwa

Ramai Dikunjungi Jemaah Haji, Karak Express Siap Ekspansi di Indonesia

Tingginya minat pelanggan membuat restoran cepat saji ini berencana memperluas bisnis ke luar Arab Saudi, dengan Indonesia menjadi negara pertama yang dibidik.

TIMES Indonesia,
Ramai Dikunjungi Jemaah Haji, Karak Express Siap Ekspansi di Indonesia
Karak Express di Madinah yang banyak dikonsumsi jemaah haji. (FOTO: Fahmi/MCH 2026)
A-AA+

JAKARTA Restoran Karak Express di Madinah menjadi salah satu tujuan kuliner favorit jemaah haji dan umrah dari berbagai negara.

Tingginya minat pelanggan membuat restoran cepat saji tersebut berencana memperluas bisnis ke luar Arab Saudi, dengan Indonesia menjadi negara pertama yang dibidik.

Advertisement

Area Manager Karak Express Madinah, Muhammad Tanweer Husain, mengatakan keberhasilan restoran ini tidak lepas dari inovasi menu yang terus dilakukan.

Salah satunya adalah menghadirkan menu ayam goreng yang mulai diperkenalkan pada tahun lalu.

"Sebelumnya hanya ada satu resto cepat saji yang menyajikan ayam goreng. Jadi kami memulai menu ayam goreng tahun lalu dan mendapatkan respons yang luar biasa di sini,” terangnya kepada Media Center Haji di Madinah, dikutip Minggu (28/6/2026). 

Karak Express berdiri sekitar lima tahun lalu dan kini telah memiliki enam cabang di Madinah serta empat cabang di Makkah.

Untuk menjaga kualitas produk dan pelayanan, restoran ini juga bekerja sama dengan sejumlah merek lokal, termasuk penyedia kopi ternama di Madinah.

Advertisement

"Kami memiliki kemitraan dengan Barns saat ini sebagai kopi terbaik di Madinah. Jadi kami bermitra dengan Barns juga dengan banyak restoran," tambah Tanweer.

Selain ayam goreng, Karak Express menawarkan berbagai menu yang menjadi favorit pelanggan, seperti teh Karak, nasi biryani, broast, dan shawarma.

Menu-menu tersebut banyak diminati oleh jemaah haji dan umrah, terutama dari Pakistan, serta wisatawan asal Amerika Serikat dan Inggris yang ingin menikmati cita rasa khas Timur Tengah.

Sebagian besar gerai Karak Express di sekitar kawasan suci menerapkan konsep takeaway atau bawa pulang.

Menurut manajemen, konsep tersebut dipilih karena keterbatasan ruang usaha di sekitar Masjidil Haram serta tingginya biaya sewa lokasi, sehingga pelayanan kepada pelanggan dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.

Melihat besarnya potensi pasar, terutama dari Asia Tenggara, Karak Express kini mulai menyiapkan langkah ekspansi internasional.

Indonesia menjadi negara pertama yang masuk dalam rencana pengembangan bisnis karena dinilai memiliki pasar yang besar dan mendapat dukungan dari calon mitra usaha.

"Untuk ke depannya kami berencana membuka restoran ini di luar negeri seperti di Indonesia. Rencana pertama kami adalah di Indonesia, sejujurnya. Jadi kami memiliki banyak investor dari Indonesia yang ingin membuka Karak Express di Indonesia," pungkas Tanweer.

Rencana ekspansi tersebut diharapkan dapat menghadirkan cita rasa khas Karak Express kepada masyarakat Indonesia sekaligus menjadi pilihan kuliner bagi pencinta makanan Timur Tengah di Tanah Air. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Ahmad Nuril Fahmi
PenulisAhmad Nuril FahmiSarjana Ilmu Hukum Universitas Bung Karno (UBK) Bergabung dengan TIMES Indonesia dan bertugas di wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak 2020. Sudah meliput berbagai isu baik politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis dan peristiwa yang bersifat lokal, nasional, dan internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia