Advertisement
Peristiwa

Setahun Pimpin Baznas Majalengka, Agus Asri Sabana Pilih Introspeksi dan Perkuat Soliditas

Menurut Agus Asri Sabana, kepemimpinan bukan soal posisi, melainkan tanggung jawab besar yang kelak harus dipertanggungjawabkan.

TIMES Indonesia,
Setahun Pimpin Baznas Majalengka, Agus Asri Sabana Pilih Introspeksi dan Perkuat Soliditas
Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana (tengah). (FOTO: BAZNAS Majalengka for TIMES Indonesia)
A-AA+

MAJALENGKA Alih-alih menonjolkan deretan capaian, momentum satu tahun kepemimpinan di Badan Amil Zakat Nasional  Kabupaten Majalengka (Baznas Majalengka) justru diwarnai refleksi mendalam yang sarat makna.

"Secara manusiawi, satu tahun ini tentu masih jauh dari kesempurnaan. Jika ada keputusan yang belum memuaskan atau hak-hak yang belum tertunaikan secara adil, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya," ujarnya 

Advertisement

Menurutnya, kepemimpinan bukan soal posisi, melainkan tanggung jawab besar yang kelak harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya di hadapan manusia, tetapi juga di hadapan Tuhan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka, khususnya kepada Bupati, atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin lembaga pengelola zakat tersebut.

Amanah itu, kata dia, menjadi dorongan moral untuk terus bekerja maksimal dalam melayani umat.

"Amanah ini adalah tanggung jawab besar, dunia dan akhirat. Kami akan mendedikasikan seluruh kemampuan untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan Majalengka 'Langkung SAE'," tegasnya.

Agus menekankan bahwa capaian Baznas Majalengka selama ini bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah dari sinergi bersama antara pemerintah daerah dan seluruh amilin amilat yang bekerja penuh keikhlasan di lapangan.

Advertisement

Di tengah refleksi tersebut, ia juga menitipkan pesan penting terkait kekuatan internal lembaga. 

Ia mengingatkan bahwa soliditas adalah fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan peran Baznas sebagai jembatan kesejahteraan bagi masyarakat.

"Kita adalah satu tubuh. Jangan sampai ada ego sektoral yang meretakkan kebersamaan. Jika kita rapuh dari dalam, maka sulit bagi kita untuk membawa manfaat bagi umat," pesannya.

Agus menegaskan bahwa satu tahun kepemimpinan ini bukanlah puncak, melainkan titik awal perjalanan panjang.

Ia mengajak seluruh jajaran untuk memperkuat komitmen dan melangkah bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan zakat yang lebih berdampak luas.

Dengan semangat kebersamaan dan penguatan nilai keikhlasan, Baznas Kabupaten Majalengka optimis dapat terus berkembang sebagai garda terdepan dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Jaja Sumarja
PenulisJaja SumarjaBergabung di TIMES Indonesia sejak 2019. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum dan kriminal, pemerintahan, pendidikan, seni, budaya serta isu lainnya
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia