Program Peta Cinta Cetak 111 Ribu KTP-el di Jember
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Jember mengukir sejarah baru dalam transformasi pelayanan publik.
JEMBER – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Jember mengukir sejarah baru dalam transformasi pelayanan publik.
Masalah klasik berupa penumpukan pengajuan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) yang sempat menjadi persoalan menahun, kini berhasil dituntaskan secara masif dan radikal melalui program inovatif bertajuk Peta Cinta (Pelayanan Tuntas Cetak KTP-el di Kecamatan).
Langkah progresif ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam meruntuhkan dinding birokrasi dan menghadirkan negara langsung di teras rumah warga.
Sejak diluncurkan pada 5 Januari 2026 lalu, program Peta Cinta berhasil membalikkan keadaan dari sistem pelayanan yang semula dikeluhkan lamban, kini berubah menjadi sistem yang responsif, kilat, dan sepenuhnya gratis.
Sebelum inovasi Peta Cinta lahir, realitas di lapangan menyajikan potret perjuangan yang berat bagi masyarakat Jember di kawasan pinggiran.
Warga yang tinggal di wilayah pelosok desa, lereng pegunungan, kawasan pinggir hutan, hingga pesisir pantai harus menempuh perjalanan puluhan kilometer menuju pusat kota hanya untuk mengurus selembar KTP-el.
Tantangan tidak berhenti pada jarak geografis.
Sesampainya di pusat kota, warga kerap dihadapkan pada ketidakpastian akibat keterbatasan blangko KTP-el serta minimnya jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) pegawai Dispendukcapil di tingkat kecamatan.
Kondisi ini membuat proses penerbitan dokumen administrasi kependudukan (adminduk) memakan waktu hingga berbulan-bulan, menciptakan beban psikologis dan finansial yang berlapis bagi masyarakat kecil.
Memutus rantai birokrasi yang panjang dan melelahkan tersebut menjadi alasan utama Pemkab Jember meluncurkan program Peta Cinta awal tahun ini.
Hasilnya pun luar biasa. Berdasarkan data terbaru per pertengahan 2026, keluhan terkait tersumbatnya pencetakan KTP-el sudah tidak ditemukan lagi di tengah masyarakat.
Efektivitas program Peta Cinta terbukti lewat angka-angka capaian yang signifikan. Dispendukcapil Jember berhasil merampungkan "utang" cetak KTP-el dari tahun 2025 yang sempat menumpuk hingga 66 ribu pengajuan.
Tidak hanya menyelesaikan tunggakan masa lalu, sejak awal tahun hingga pertengahan 2026 ini, Dispendukcapil tercatat telah berhasil memproduksi dan mendistribusikan sebanyak 111.648 keping KTP-el baru secara langsung kepada masyarakat.
Kepala Dispendukcapil Kabupaten Jember, Bambang Saputro, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras dan konsistensi seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan prima.
Pihaknya menjamin bahwa momentum positif ini akan dijaga secara berkelanjutan.
"Kami berkomitmen penuh untuk menjaga ketersediaan blangko KTP-el demi memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Jember tanpa terkecuali," ujar Bambang, Sabtu (4/7/2026).
Kunci utama di balik suksesnya program Peta Cinta adalah keberanian Pemkab Jember melakukan desentralisasi layanan secara total.
Saat ini, setiap kantor kecamatan dari total 31 kecamatan di Kabupaten Jember telah diperkuat oleh petugas khusus (operator) dispendukcapil yang bersertifikasi, mesin cetak KTP-el, dan pasokan tinta dan blangko yang dijamin selalu tersedia.
Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait, menyatakan bahwa arah kebijakan pembangunan Pemkab Jember saat ini memang mengalami pergeseran paradigma yang fundamental.
Pemerintah kini memfokuskan anggaran dan energi pada program-program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar rakyat kecil.
“Fokus kami adalah menghadirkan pelayanan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” ujar Fawait.
Fawait menegaskan bahwa akses terhadap identitas kependudukan adalah hak konstitusional yang setara bagi seluruh warga, tidak peduli di mana mereka tinggal.
Selama puluhan tahun, ketimpangan akses terjadi karena pusat layanan yang terlalu jauh, membuat warga desa seolah-olah dianaktirikan.
“Hari ini, ketidakadilan itu kita akhiri dengan Peta Cinta,” cetus Fawait. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


