Advertisement
Peristiwa

Dosen Muda FH Unesa Buka Jalan Beasiswa Erasmus+ ke Eropa

Hikam Hulwanullah dan Ahmad Naillul Author mengikuti rangkaian diplomasi akademik bersama delegasi FH Unesa untuk memperkuat kerja sama internasional dengan universitas terkemuka di Eropa.

TIMES Indonesia,
Dosen Muda FH Unesa Buka Jalan Beasiswa Erasmus+ ke Eropa
Hikam Hulwanullah menghadiri diplomasi akademik memperkuat kolaborasi internasional FH Unesa di Eropa. (Foto: HIkam Hulwanulloh)
A-AA+

SURABAYA Di balik keberhasilan Fakultas Hukum Universitas Negeri Surabaya (FH Unesa) menjalin kerja sama dengan tiga kampus bergengsi di Eropa, terdapat peran penting para akademisi mudanya. Salah satu yang menjadi sorotan adalah Hikam Hulwanullah

Hikam merupakan dosen muda FH Unesa yang tergabung dalam Tim Kerja Sama Internasional. Bersama Ahmad Nailul Author dari Tim Matchmaking FH Unesa, ia menjadi bagian penting dalam misi diplomasi akademik tersebut.

Advertisement

Melalui Program EQUITY dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Hikam menjadi salah satu kunci sukses diplomasi akademik FH Unesa. Program tersebut bertujuan membangun kolaborasi dengan mitra internasional kelas dunia. 

Upaya itu membuka peluang besar bagi mahasiswa Fakultas Hukum Unesa untuk mengikuti program Erasmus+ Mobility di Eropa. Kesempatan tersebut menjadi langkah nyata menuju internasionalisasi pendidikan hukum.

FH Unesa berencana mengirimkan tiga hingga lima mahasiswa hukum ke Université Libre de Bruxelles (ULB), Belgia. Mereka akan mengikuti perkuliahan selama satu semester melalui program mobilitas akademik. 

Seluruh mata kuliah yang ditempuh akan diakui melalui sistem transfer kredit. Dengan demikian, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman belajar internasional tanpa menghambat masa studi di Indonesia.

Peluang internasional tidak hanya diberikan kepada mahasiswa. Dosen FH Unesa juga akan memperoleh kesempatan mengikuti studi komparatif dan pengembangan kompetensi di Eropa. 

Advertisement

Kerja sama tersebut membuka ruang kolaborasi penelitian bersama para akademisi internasional. Seluruh program dirancang melalui skema pembiayaan penuh Erasmus+, salah satu beasiswa paling bergengsi di Uni Eropa.

Safari akademik tersebut berlangsung pada 21–28 Juni 2026. Hikam Hulwanullah dan Ahmad Nailul Author bergabung dalam delegasi tingkat tinggi FH Unesa. 

Delegasi dipimpin langsung oleh Dekan FH Unesa, Arinto Nugroho. Mereka melakukan diplomasi akademik di Belanda, Belgia, dan Prancis untuk memperluas jejaring internasional fakultas.

Sebagai representasi dosen muda yang dinamis, Hikam menunjukkan kapasitasnya dalam membangun komunikasi global. Hal itu terlihat saat delegasi mengunjungi Université Libre de Bruxelles (ULB), Belgia.

Siapa

-

Inisiasi kerja sama disambut hangat oleh Dekan ULB Law School, Prof. Pierre Klein. Dukungan juga diberikan Direktur Kerja Sama Internasional ULB, Prof. Damien Scalia.

"Kunjungan melalui Program EQUITY ini bukan sekadar seremonial. Kami membawa pulang komitmen nyata," ujar Dekan FH Unesa, Arinto Nugroho (29/6/2026). 

Menurutnya, hasil kunjungan tersebut akan segera ditindaklanjuti melalui berbagai program konkret. Langkah itu menjadi fondasi penting bagi penguatan internasionalisasi FH Unesa.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui sejumlah rencana kolaborasi. Selain skema Erasmus+ Mobility di Belgia, FH Unesa juga menjalin kerja sama dengan Tilburg University di Belanda. 

Kolaborasi tersebut difokuskan pada pengembangan riset hukum disabilitas. Bidang tersebut menjadi salah satu isu strategis dalam perkembangan ilmu hukum saat ini.

Delegasi FH Unesa juga berhasil menjalin komunikasi dengan Paris 1 Panthéon-Sorbonne University di Prancis. Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat bidang Sports Law atau Hukum Keolahragaan. 

Pengembangan bidang ini dinilai memiliki prospek yang semakin luas di tingkat internasional. Kolaborasi diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian hukum di FH Unesa.

Keberhasilan Hikam Hulwanullah dan Ahmad Nailul Author membuktikan bahwa dosen muda FH Unesa memiliki daya saing global. Keduanya mampu menjadi jembatan antara FH Unesa dengan institusi hukum papan atas Eropa. 

Peran tersebut menunjukkan implementasi nyata internasionalisasi perguruan tinggi. Sekaligus mempertegas kualitas sumber daya manusia yang dimiliki FH Unesa.

Melalui ekspansi kemitraan yang semakin luas di Eropa, FH Unesa optimistis mampu mencetak lulusan berdaya saing internasional. Mahasiswa akan memperoleh pengalaman akademik lintas negara sejak di bangku kuliah. 

Dosen pun memiliki ruang yang lebih luas untuk memperkuat kolaborasi riset global. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen FH Unesa dalam melahirkan lulusan hukum yang siap bersinar di panggung internasional. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Khodijah Siti
PenulisKhodijah SitiPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2018. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia