Advertisement
Peristiwa

Wabup Sidoarjo Pastikan Karaoke Eks Tol Jabon Ditutup, Tunggu Koordinasi dengan PPLS

Menurut Wabup Mimik, langkah penutupan merupakan tindak lanjut rekomendasi DPRD Sidoarjo yang meminta pemerintah daerah bertindak tegas terhadap keberadaan tempat karaoke yang melanggar aturan.

TIMES Indonesia,
Wabup Sidoarjo Pastikan Karaoke Eks Tol Jabon Ditutup, Tunggu Koordinasi dengan PPLS
Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana besama anggota DPRD dan SatPol PP sidak tempat karaoke di eks tol Jabon (FOTO: Syaiful Bahri/TIMES Indonesia)
A-AA+

SIDOARJO Pemerintah Kabupaten Sidoarjo (Pemkab Sidoarjo) memastikan akan menutup tempat-tempat karaoke yang beroperasi di kawasan eks Tol Jabon.

Namun, pelaksanaan penutupan tersebut masih menunggu proses koordinasi dengan sejumlah instansi yang memiliki kewenangan atas kawasan tersebut, salah satunya Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS).

Advertisement

Kepastian itu disampaikan Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, usai memimpin razia gabungan di kawasan eks Tol Jabon, Sabtu (4/7/2026) malam.

Dalam operasi tersebut, Mimik didampingi personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sidoarjo serta Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Jabon.

Menurut Mimik, langkah penutupan merupakan tindak lanjut atas rekomendasi DPRD Sidoarjo yang sebelumnya meminta pemerintah daerah bertindak tegas terhadap keberadaan tempat karaoke yang diduga melanggar ketentuan dan menimbulkan keresahan masyarakat.

"Kami sudah melakukan hearing dengan DPRD. Rekomendasinya adalah ditutup atau dibongkar. Tentunya sebelum itu kami akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan PPLS, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, dan PT Jasa Marga," kata Mimik.

Ia menegaskan, Pemkab Sidoarjo berkomitmen menertibkan aktivitas usaha yang dinilai tidak sesuai dengan peruntukannya.

Advertisement

Selain meresahkan warga, keberadaan tempat-tempat tersebut juga dinilai berpotensi memicu berbagai persoalan sosial.

Sebelum menyampaikan rencana penutupan, Mimik bersama tim gabungan menyisir sejumlah bangunan yang diduga digunakan sebagai tempat karaoke berkedok warung kopi.

Meski banyak tempat dalam kondisi tutup saat petugas datang, tim masih menemukan beberapa lokasi yang beroperasi.

Dari hasil pemeriksaan, petugas mengamankan ratusan botol minuman keras dari berbagai merek di dua lokasi.

Selain itu, puluhan perempuan yang bekerja sebagai penjaga angkringan maupun Lady Companion (LC) turut didata dan dibawa ke Kantor Kecamatan Jabon untuk menjalani pendataan serta pemeriksaan kesehatan.

Mimik mengatakan, penertiban tersebut juga merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menekan berbagai persoalan sosial, termasuk penyebaran HIV/AIDS di Kabupaten Sidoarjo.

"Sidak kali ini sebagai upaya dari Pemkab Sidoarjo untuk menekan penyebaran HIV/AIDS di Kabupaten Sidoarjo," ujarnya.

Sementara itu, anggota DPRD Sidoarjo, HM Rojik, mengapresiasi langkah cepat Pemkab Sidoarjo yang langsung menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait keberadaan tempat karaoke di kawasan eks Tol Jabon.

Menurut politikus Fraksi PKB tersebut, masyarakat berharap pemerintah tidak berhenti pada razia semata, tetapi juga merealisasikan penutupan terhadap tempat-tempat yang dinilai meresahkan.

"Kami memberikan apresiasi terhadap reaksi cepat pemerintah. Masyarakat juga menaruh harapan besar kepada pemerintah untuk melakukan tindakan tegas terhadap keberadaan tempat-tempat karaoke ini," katanya.

Rojik menilai keberadaan tempat karaoke tersebut dikhawatirkan dapat berdampak negatif terhadap lingkungan sosial apabila tidak segera ditertibkan.

Terlebih, Kecamatan Jabon merupakan salah satu pintu masuk menuju Kabupaten Sidoarjo sehingga citra daerah juga menjadi perhatian.

"Jabon merupakan etalase Sidoarjo. Kalau Jabon tercoreng, otomatis nama Sidoarjo juga ikut tercoreng di mata daerah lain," pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Syaiful Bahri
PenulisSyaiful BahriSarjana Administrasi Publik, Universitas Sunan Giri Surabaya, Bergabung bersama TIMES Indonesia pada Juli 2025. dengan minat liputan bidang pemerintahan, politik, hukum dan pendidikan serta lifestyle.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia