Sambut Atlet Persaid, Bupati Jember Jamin Hapus Diskriminasi dalam Olahraga
Bupati Jember Muhammad Fawait menyambut kedatangan jajaran pengurus dan para atlet luar biasa dari Persaid, klub sepak bola amputasi kebanggaan Jember di Pendapa Wahyawibawagraha, Senin (6/7/2026).
JEMBER – Bupati Jember Muhammad Fawait menyambut kedatangan jajaran pengurus dan para atlet luar biasa dari Persaid, klub sepak bola amputasi kebanggaan Jember di Pendapa Wahyawibawagraha, Senin (6/7/2026).
Di hadapan Bupati, perwakilan Persaid memaparkan peta capaian mereka yang luar biasa.
Saat ini, Jember telah menjelma sebagai barometer utama perkembangan sepak bola amputasi di seluruh wilayah Jawa Timur.
Prestasi yang diukir oleh anak-anak asuh Persaid pun tidak main-main.
Mereka tidak hanya merajai turnamen di tingkat regional dan nasional, tetapi juga telah berulang kali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Salah satu bukti sahih kualitas dunia yang lahir dari bumi Jember adalah Mas Bahir, salah satu penggawa Persaid.
Dalam sesi audiensi, terungkap bahwa talenta Bahir yang begitu magis di lapangan hijau sempat memikat klub sepak bola amputasi profesional di Turki, hingga ia dikontrak untuk bermain di sana beberapa waktu lalu.
Mendengar sepak terjang dan perjuangan para atlet yang melampaui keterbatasan fisik tersebut, Fawait tidak dapat menyembunyikan rasa bangga sekaligus harunya.
Ia menegaskan bahwa komitmen kepemimpinannya adalah menghapus sekat-sekat diskriminasi dalam pelayanan publik, termasuk di bidang olahraga.
"Saya punya komitmen kuat bahwa seluruh warga Jember memiliki hak yang sama persis untuk mengakses perhatian dan dukungan dari pemerintah kabupaten. Tidak ada yang dibeda-bedakan, termasuk panjenengan semua yang telah berjuang luar biasa untuk Jember," tegas Fawait.
Tidak ingin komitmennya hanya menjadi pemanis kata, Fawait langsung menginstruksikan jajaran terkait untuk bergerak cepat.
Sebagai langkah awal, Pemerintah Kabupaten Jember akan segera membangun jembatan koordinasi yang solid antara Persaid dengan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) serta Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Langkah ini diambil agar pembinaan sepak bola amputasi di Jember memiliki struktur yang kuat dan berkelanjutan.
Lebih dekat, dalam menyambut agenda kompetisi penting yang akan melontarkan Persaid ke Jakarta, Fawait memastikan Pemkab Jember akan turun tangan secara total.
Seluruh kebutuhan logistik dan operasional para atlet akan dijamin oleh pemerintah daerah.
"Terkait keberangkatan ke Jakarta nanti, kami akan siapkan semuanya dengan baik. Mulai dari armada kendaraan yang nyaman untuk para atlet, jersey resmi tim yang representatif, hingga kebutuhan teknis lainnya," tambah Fawait optimis.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut ditutup dengan sesi diskusi santai penuh tawa, serta foto bersama. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


