Advertisement
Peristiwa

Pemkot Yogyakarta Buka Kembali Beasiswa Prestasi untuk Lulusan SD dan SMP, Ini Syarat Lengkapnya

Program beasiswa ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemkot Yogyakarta memberikan apresiasi kepada pelajar berprestasi sekaligus memperluas kesempatan memperoleh bantuan pendidikan.

TIMES Indonesia,
Pemkot Yogyakarta Buka Kembali Beasiswa Prestasi untuk Lulusan SD dan SMP, Ini Syarat Lengkapnya
ILUSTRASI: Siswa di Yogyakarta berpeluuang meraih beasiswa dari pemerintah daerah (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)
A-AA+

JOGJA Kabar gembira bagi para lulusan SD/MI dan SMP/MTs di Kota Yogyakarta.

Pemerintah Kota Yogyakarta (Pemkot Yogyakarta) kembali membuka pendaftaran Beasiswa Prestasi Tingkat Kelurahan Tahun 2026 dengan total anggaran mencapai Rp432 juta yang akan diberikan kepada 360 pelajar berprestasi.

Advertisement

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, seleksi beasiswa kali ini menggunakan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai dasar penilaian.

Perubahan tersebut mengikuti sistem evaluasi pendidikan terbaru yang kini digunakan untuk mengukur capaian akademik peserta didik.

Program beasiswa ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemkot Yogyakarta memberikan apresiasi kepada pelajar berprestasi sekaligus memperluas kesempatan memperoleh bantuan pendidikan, baik bagi keluarga penerima bantuan sosial maupun masyarakat umum.

Seleksi Kini Gunakan Nilai TKA dan TKAD

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jaminan Pendidikan Daerah (JPD) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Yogyakarta, Menik Ria Agustiningsih, menjelaskan bahwa perubahan sistem seleksi merupakan penyesuaian terhadap kebijakan pendidikan terbaru.

Jika pada tahun sebelumnya penentuan penerima beasiswa menggunakan nilai Asesmen Standardisasi Pendidikan Daerah (ASPD), maka pada tahun ini penilaian sepenuhnya didasarkan pada hasil TKA dan TKAD Tahun 2026.

Advertisement

"Kalau tahun lalu seleksinya menggunakan nilai ASPD, tahun ini menggunakan nilai TKA dan TKAD," ujar Menik, Rabu (8/7/2026).

Menurutnya, program tersebut terbuka bagi seluruh penduduk Kota Yogyakarta yang baru lulus SD/MI maupun SMP/MTs, baik yang masuk dalam kategori Keluarga Sasaran Jaminan Perlindungan Sosial (KSJPS) maupun yang bukan peserta KSJPS.

Pendaftaran seleksi beasiswa akan berlangsung mulai 13 hingga 31 Juli 2026. Selama periode tersebut, calon peserta diwajibkan menyerahkan berkas persyaratan ke kantor UPT JPD yang berada di kompleks Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta.

Dokumen yang harus disiapkan meliputi:

  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK) dengan status anak atau cucu.
  • Fotokopi sertifikat hasil TKA dan TKAD Tahun 2026 yang telah dilegalisasi.
  • Fotokopi bukti kepesertaan KSJPS bagi peserta dari keluarga penerima program tersebut.

Seluruh berkas akan diverifikasi sebelum dilakukan proses pemeringkatan berdasarkan nilai akademik tertinggi di masing-masing wilayah kelurahan.

Setiap Kelurahan Dapat Kuota Delapan Penerima

Dalam pelaksanaannya, setiap kelurahan di Kota Yogyakarta memperoleh kuota delapan penerima beasiswa.

Kuota tersebut terbagi menjadi empat kategori, yakni:

  • Dua siswa SD/MI kategori KSJPS (peringkat 1 dan 2).
  • Dua siswa SD/MI non-KSJPS (peringkat 1 dan 2).
  • Dua siswa SMP/MTs kategori KSJPS (peringkat 1 dan 2).
  • Dua siswa SMP/MTs non-KSJPS (peringkat 1 dan 2).

Dengan skema tersebut, kesempatan memperoleh beasiswa diberikan secara lebih merata kepada pelajar dari berbagai latar belakang ekonomi tanpa mengurangi unsur prestasi akademik sebagai syarat utama.

Menik menjelaskan bahwa seluruh berkas yang masuk akan diseleksi berdasarkan nilai TKA dan TKAD tertinggi di masing-masing kelurahan.

"Nilai TKA dan TKAD tertinggi peringkat satu dan dua di wilayah kelurahan tempat tinggal yang akan menerima beasiswa prestasi ini," jelasnya.

Besaran Beasiswa Mencapai Rp1,4 Juta per Siswa

Nominal bantuan yang diberikan disesuaikan dengan jenjang pendidikan dan peringkat prestasi.

Untuk lulusan SD/MI, penerima peringkat pertama akan memperoleh beasiswa sebesar Rp1,2 juta, sedangkan peringkat kedua menerima Rp1 juta.

Sementara itu, bagi lulusan SMP/MTs, penerima peringkat pertama akan mendapatkan Rp1,4 juta, sedangkan peringkat kedua memperoleh Rp1,2 juta.

Secara keseluruhan, Pemerintah Kota Yogyakarta mengalokasikan anggaran sebesar Rp432 juta dari APBD Kota Yogyakarta untuk mendukung program beasiswa prestasi tingkat kelurahan tahun 2026.

Dana tersebut akan disalurkan kepada 360 pelajar yang berhasil lolos seleksi sesuai kuota di seluruh kelurahan.

Pemkot Yogyakarta juga mengimbau para orang tua agar tidak ragu mendaftarkan putra-putrinya mengikuti seleksi meskipun tidak menjadi juara di sekolah.

Menurut Menik, peluang memperoleh beasiswa tetap terbuka karena persaingan dilakukan berdasarkan wilayah tempat tinggal atau kelurahan, bukan antar sekolah.

Ia menilai, dalam beberapa kelurahan jumlah peserta yang memenuhi kategori bisa jadi tidak terlalu banyak sehingga kesempatan lolos menjadi lebih besar.

"Jangan berkecil hati kalau di sekolah tidak masuk tiga besar. Coba saja mengikuti seleksi ini. Tidak ada ruginya karena bisa saja di wilayah kelurahan tempat tinggal hanya ada satu atau dua peserta yang memenuhi kategori sehingga peluang mendapatkan beasiswa menjadi lebih besar," ungkapnya.

Jadwal Pengumuman Seleksi

Agar tidak tertinggal informasi, peserta diminta memperhatikan seluruh tahapan seleksi yang telah ditetapkan.

Berikut jadwal penting Beasiswa Prestasi Tingkat Kelurahan Kota Yogyakarta Tahun 2026:

  • 13–31 Juli 2026: Pendaftaran dan pengumpulan berkas.
  • 23 Juli 2026: Pengumuman sementara Tahap I.
  • 5 Agustus 2026: Pengumuman sementara Tahap II.
  • 5–6 Agustus 2026: Masa sanggah hasil seleksi.
  • 10 Agustus 2026: Pengumuman hasil akhir.

Dengan hadirnya program ini, Pemkot Yogyakarta berharap semakin banyak pelajar berprestasi yang memperoleh penghargaan atas capaian akademiknya sekaligus mendapatkan dukungan finansial untuk melanjutkan pendidikan.

Selain menjadi bentuk apresiasi, beasiswa prestasi tingkat kelurahan juga diharapkan mampu memotivasi generasi muda Kota Yogyakarta untuk terus meningkatkan kualitas belajar dan meraih prestasi yang lebih tinggi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Soni Haryono
PenulisSoni HaryonoSarjana Ekonomi UPN Veteran Yogyakarta (1993). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019. Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan pemerintahan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia