Uji Kompetensi 147 ASN Berebut 27 Jabatan, Sekda Majalengka Tekankan Integritas
Sekda Aeron Randi menyampaikan pesan tegas namun reflektif kepada seluruh peserta. Ia menekankan pentingnya integritas dalam setiap proses yang dijalani.
MAJALENGKA – Suasana pagi di SMK Negeri 1 Majalengka, Kamis (9/7/2026), terasa berbeda. Di balik deretan meja dan lembaran makalah, ratusan aparatur sipil negara (ASN) duduk dalam keseriusan, menatap lembar tugas yang akan menentukan arah karier mereka.
Sebanyak 147 peserta resmi mengikuti uji kompetensi teknis melalui penulisan makalah untuk memperebutkan 27 jabatan administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Majalengka, Aeron Randi.
Sekda menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara objektif, transparan, dan berbasis sistem merit melalui platform Manajemen Talenta ASN (MATALENSA) yang telah merekam rekam jejak kinerja dan kompetensi para peserta.
Dalam arahannya, Aeron Randi menyampaikan pesan tegas namun reflektif kepada seluruh peserta. Ia menekankan pentingnya integritas dalam setiap proses yang dijalani.
"Tunjukkan integritas Bapak-Ibu semuanya. Kerjakan dengan baik, jangan asal-asalan. Be yourself, jadi diri sendiri. Kita hidup di era modern, banyak sumber informasi yang bisa memperkaya materi makalah," ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pelaksanaan seleksi ini merupakan amanat langsung dari Bupati Majalengka untuk menghadirkan ruang kompetisi yang sehat dan adil bagi ASN yang memenuhi kriteria.
"Kami telah menyediakan wadah bagi Bapak-Ibu untuk berkompetisi secara sehat. Hari ini ada 147 peserta yang berhak memperebutkan sekitar 27 jabatan yang kosong," tegasnya.
Aeron juga menjelaskan bahwa seluruh peserta telah melalui proses pemetaan dalam sistem MATALENSA. Nilai kompetensi dan kinerja telah terekam sebagai dasar penilaian awal.
"Semua sudah terekam dalam MATALENSA. Nilainya sudah ada, itu 60 persen. Sisanya 40 persen ditentukan hari ini melalui penulisan makalah. Ini adalah pembuktian siapa yang benar-benar memiliki kinerja dan potensi tinggi," jelasnya.
Penulisan makalah menjadi momen krusial yang menguji kapasitas intelektual, analisis, serta visi kepemimpinan para peserta dalam menjawab tantangan birokrasi modern di Kabupaten Majalengka.
Melalui uji kompetensi ini, Pemerintah Kabupaten Majalengka berharap dapat melahirkan sosok pemimpin birokrasi yang profesional, inovatif, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
"Langkah ini menjadi bagian dari komitmen reformasi birokrasi menuju Majalengka yang 'Langkung SAE', lebih maju, adaptif, dan berdaya saing di era modern," jelas Sekda Majalengka. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


