Advertisement
Peristiwa

Anggota DPR RI Merespons, Pemerintah Pastikan Buka Kembali Pelayaran Perintis di NTT

Pelayaran perintis dinilai sebagai bagian penting dari pelayanan publik bagi masyarakat NTT yang berada di pulau-pulau terpencil.

TIMES Indonesia,
Anggota DPR RI Merespons, Pemerintah Pastikan Buka Kembali Pelayaran Perintis di NTT
Anggota DPR RI Fraksi Golkar Dapil NTT II Umbu Rudi Kabunang.(FOTO:TIMES Indonesia)
A-AA+

SUMBA Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Timur (NTT) II Dr. Umbu Rudi Kabunang, SH, MH merespons aspirasi warga dan menyatakan bahwa pemerintah siap memastikan pelayaran perintis dibuka kembali.

“Tentu pemerintah akan terus memperhatikan kebutuhan masyarakat akan layanan transportasi laut seperti palayaran perintis di NTT agar dibuka kembali karena sempat terhenti,” katanya, Selasa (21/7/2026).

Advertisement

Menurut Umbu Rudi, pelayaran perintis merupakan bagian penting dari pelayanan publik bagi masyarakat NTT yang berada di pulau-pulau terpencil.

Maka kehadiran kapal perintis ini bukan hanya moda transportasi namun masyarakat dapat memperoleh akses terhadap pelayanan dasar seperti distribusi logistik serta peluang ekonomi.

Tentunya di tengah tantangan konektivitas wilayah kepulauan, angkutan laut perintis masih menjadi tumpuan utama bagi masyarakat NTT.

Bahkan kapal-kapal perintis itu tak hanya mengangkut penumpang dan barang, tapi juga menjaga konektivitas di pulau-pulau kecil dengan melayani berbagai keperluan di bidang pemerintahan, kesehatan, pendidikan dan juga yang paling penting aktivitas perkekonomian.

“Pelayaran perintis ini sudah menjadi nadi konektivitas maka pemerintah pasti merespons buka kembali layanan perintis ini di NTT,” ujar Umbu Rudi.

Advertisement

Ia juga mengapresiasi Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Waingapu yang dinilai konsisten dalam mengkoordinasikan penyelenggaraan angkutan laut perintis diwilayah Sumba dan sekitarnya.

Pihak KSOP saat dikonfirmasi menjelaskan, bahwa trayek pelayaran perintis di NTT salah satu langkah strategis negara dalam menghadirkan pelayanan kepada masyarakat di daerah terpencil, terluar dan tertinggal (3T) dengan menghubungkan berbagai wilayah di kawasan Indonesia Timur.

“Komitmen kami terus menjaga konektivitas yang sejalan dengan keputusan pemerintah untuk kembali mengoperasikan layanan angkutan penyeberangan perintis di NTT yang sebelumnya sempat terhenti akibat keterbatasan anggaran subsidi,”  terangnya.

"Tentu layanan transportasi laut seperti perintis masih menjadi akses penting bagi masyarakat NTT di pulau-pulau 3T," pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Habibudin
PenulisMoh HabibudinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2020. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia