Advertisement
Peristiwa

Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas, Perempuan Bangsa Jombang Gelar Bazar UMKM di Momen Harlah ke-28 PKB

Bazar menghadirkan berbagai produk unggulan UMKM binaan dari seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) PKB se-Kabupaten Jombang yang sebagian besar dikelola oleh kaum perempuan.

TIMES Indonesia,
Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas, Perempuan Bangsa Jombang Gelar Bazar UMKM di Momen Harlah ke-28 PKB
Suasana bazar UMKM di depan kantor Graha Gus Dur DPC PKB Jombang. (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)
A-AA+

JOMBANG Semangat pemberdayaan ekonomi kerakyatan mewarnai peringatan Hari Lahir (Harlah) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-28 di Kabupaten Jombang.

Melalui Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perempuan Bangsa Jombang, puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) diberi ruang mempromosikan produknya dalam kegiatan bazar di halaman Graha Gus Dur, Kantor DPC PKB Jombang, Minggu (26/7/2026).

Advertisement

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Harlah PKB ke-28 yang mengusung tema 'Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi'. 

Bazar menghadirkan berbagai produk unggulan UMKM binaan dari seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) PKB se-Kabupaten Jombang yang sebagian besar dikelola oleh kaum perempuan.

Sejak pagi, area bazar dipadati pengunjung yang datang untuk melihat sekaligus membeli aneka produk lokal.

Beragam stan menawarkan produk kuliner, kerajinan tangan, fesyen, hingga hasil olahan rumah tangga yang selama ini menjadi andalan para pelaku UMKM di berbagai kecamatan.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua DPC PKB Jombang, Anas Burhani, serta dihadiri jajaran pengurus DPC PKB Jombang dan anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Jombang.

Advertisement

Dalam sambutannya, Anas Burhani menegaskan bahwa pemberdayaan UMKM menjadi salah satu fokus utama PKB dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, sektor UMKM terbukti menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Pada momentum Harlah PKB ke-28 ini, kami ingin memperkuat peran UMKM di Kabupaten Jombang. Harapan kami, UMKM yang ada bisa terus berkembang dan naik kelas,” ujar Anas Burhani.

Ia menilai, kemajuan ekonomi daerah tidak bisa dilepaskan dari peran para pelaku usaha kecil yang selama ini mampu bertahan di tengah berbagai tantangan ekonomi.

Karena itu, PKB berkomitmen untuk terus hadir memberikan dukungan melalui program pendampingan, pelatihan, hingga promosi produk.

“Maka di momen Harlah ini, kami ingin terus melakukan pemberdayaan kepada para pelaku UMKM di Kabupaten Jombang. Bazar ini salah satunya untuk mempromosikan UMKM di Kabupaten Jombang,” katanya.

Lebih lanjut, Anas juga menginstruksikan seluruh anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Jombang agar aktif melakukan pendampingan terhadap UMKM di daerah pemilihan masing-masing.

Menurutnya, peran wakil rakyat tidak hanya sebatas menjalankan fungsi legislasi, tetapi juga harus mampu membantu masyarakat mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki.

Tak hanya itu, ia juga meminta DPC Perempuan Bangsa Jombang untuk terus memperkuat program pendampingan terhadap pelaku usaha mikro, khususnya yang dikelola perempuan.

“Karena para pelaku UMKM rata-rata adalah perempuan. Maka Perempuan Bangsa harus hadir memberikan pendampingan yang nyata agar usaha mereka bisa berkembang,” tegasnya.

Anas menambahkan, upaya mendorong UMKM agar lebih maju sejalan dengan tema Harlah PKB tahun ini yang menitikberatkan pada penguatan ekonomi konstitusi dan keberpihakan terhadap ekonomi rakyat.

Sementara Ketua DPC Perempuan Bangsa Jombang, Hj. Nur Arifah, mengatakan bazar tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi dalam mendukung dan memfasilitasi para pelaku UMKM yang selama ini menjadi binaan Perempuan Bangsa di berbagai wilayah.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang promosi produk, tetapi juga sebagai sarana memperluas jaringan pemasaran dan memperkenalkan potensi UMKM lokal kepada masyarakat yang lebih luas.

“Kami mewadahi teman-teman UMKM. Selama ini kami dampingi. UMKM melalui Perempuan Bangsa benar-benar ada dan eksis,” ujar Nur Arifah.

Ia berharap, melalui kegiatan semacam ini para pelaku usaha kecil semakin percaya diri dalam mengembangkan usahanya serta mampu meningkatkan daya saing produk lokal di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

"Semoga semangat pemberdayaan ekonomi masyarakat terus tumbuh. Kehadiran UMKM yang kuat dinilai menjadi salah satu kunci penting dalam mewujudkan perekonomian daerah yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan, " pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rohmadi
PenulisRohmadiSarjana Manajemen Pendidikan Islam - STIT - Al Urwatul Wutsqo Jombang (2019), Magister Manajemen Pendidikan Islam - Unipdu Jombang (2023). Jurnalis, Akademisi dan Penulis Buku, Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2020. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, religi, seni, budaya dan sejarah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia