Spanduk Caleg Unik Sambut Kedatangannya AHY ke Yogyakarta

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Komandan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyambangi Yogyakarta, Kamis (4/4/2019) siang. AHY dijadwalkan memimpin kampanye akbar Partai Demokrat, di Graha Sarina Vidi Jalan Magelang, Sleman, Yogyakarta. Kedatangan AHY disambut spanduk caleg unik.
Jelang acara, sambutan untuk kedatangan AHY bermunculan. Ratusan spanduk ucapan selamat datang dari para caleg Demokrat mewarnai Jalan Magelang hingga lokasi tempat acara.
Advertisement
Diantaranya, spanduk ucapan selamat datang ada spanduk nyeleneh dan unik ikut muncul dari kalangan caleg Demokrat. Bahkan, spanduk tersebut menarik perhatian warga yang melintas. Seperti spanduk Ivo Yunike Sariani Siregar yang merupakan caleg DPR RI.
Spanduk tidak menampilkan foto caleg namun hanya mencantumkan nama, nomor urut 6 dan seperti gambar produk yang sedang dipromosikan. Dalam spanduk Ivo itu ada tulisan 'Segera Naik! 14% PD + 6% Ivo'.
"Saya membuat spanduk tersebut memiliki optimis bahwa Demokrat akan mendapatkan minimal 14% suara dan saya sendiri akan mendapatkan 6% suara dari pemilih DIY seperti nomor urut demokrat dan nomor urut saya" kata Ivo, Kamis (4/4/2019).
Ivo mengaku juga memasang spanduk masih tanpa foto dengan kata kata bijak di bawah spanduk AHY depan Graha Sarina Vidi yang bertulis 'Kata Terindah Adalah Doa'.
Spanduk dengan kata menggelitik lain seperti tanda panah simpangan jalan di mana satu arah menuju kata 'Hati' dan arah lain 'Suap' lalu dibumbui kalimat 'Hati hati ada pengalihan tanggal 17 April 2019'.
"Spanduk itu bermaksud untuk mengajak melawan praktek politik uang jelang coblosan 17 April nanti," papar Ivo.
Ivo menjelaskan makna yang terkandung dalam spanduk tidak lazim tersebut. Pola kampanye yang dilakukan caleg Demokrat tersebut memang sangat berbeda dari caleg yang lainnya.
Spanduk Ivo yang tersebar di wilayah Yogyakarta kebanyakan menampilkan kata-kata sederhana namun memiliki makna. "Saya melakukan pendekatan secara sederhana dan informal untuk mendapatkan hati masyarakat. Salah satunya melalui spanduk unik itu," terang Ivo. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Yatimul Ainun |
Publisher | : Ahmad Rizki Mubarok |
Sumber | : TIMES Yogyakarta |