Advertisement
Politik

KH Ma'ruf Amin Ungkap Faktor Jokowi Kalah di Jabar pada Pilpres 2014

Cawapres nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin mengungkapkan penyebab Presiden Jokowi kalah pada Pilpres 2014 lalu. Menurut dia, Jokowi kalah lantaran banyak hoaks yang menyerang Jokowi. 

TIMES Indonesia,
KH Ma'ruf Amin Ungkap Faktor Jokowi Kalah di Jabar pada Pilpres 2014
Cawapres KH Ma'ruf Amin di Bogor, Jawa Barat. (FOTO: Monang Sinaga for TIMES Indonesia)
A-AA+

JAKARTA Cawapres nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin mengungkapkan penyebab Presiden Jokowi kalah pada Pilpres 2014 lalu. Menurut dia, Jokowi kalah lantaran banyak hoaks yang menyerang Jokowi. 

Namun, kata Kiai Ma'ruf, kini hoaks-hoaks itu sudah dibersihkan. "Dulu itu kalah karena ada provokasi, ya hoaks-hoaks, PKI, Anti Islam, anti ulama. Nah sekarang ini kita bersihkan," ujar Kiai Ma'ruf usai menghadiri kampanye terbuka di Lapangan Marzuki Mahdi, Bogor, Kota Bogor, Jumat (5/4/2019).

Advertisement

Menurut Kiai Ma'ruf, untuk membersihkan hoaks yang menyerang Jokowi tersebut dilakukan melalui forum pertemuan dan lewat panggung. Para relawan Jokowi-Ma'ruf juga terus memberikan pemahaman kepada masyarakat dari pintu ke pintu. 

"Lewat rumah ke rumah, majelis-majelis, semua disampaikan. Lah mulailah sekarang ulama sudah banyak yang kembali, umat juga banyak yang sudah kembali. Makanya terjadilah proses pembalikan keadaan," ucap Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini.

Karena itu, dia pun yakin pada Pilpres 2019 ini dirinya dan Jokowi bisa menang di Jawa Barat. Dia bahkan menargetkan kemenangan hingga 70 persen pada saat pencoblosan 17 April mendatang. 

"Hari ini ada peningkatan elektablitas. Kalau sekarang sudah draw, kita harapkan dalam beberapa hari ini akan naik sampai 70 persen," kata Mustasyar PBNU ini.

Menjelang 12 hari masa pencoblosan, Kiai Ma'ruf pun masih menyerukan kepada relawan pasangan Jokowi-Ma'ruf untuk terus kampanye pintu ke pintu dan melakukan pendekatan kepada masyarakat Jawa Barat. 

Advertisement

"Ya door to door, man to man marking, terus melakukan pendekatan-pendekatan yang masif. Saya kira memang saatnya sekarang itu ya," tandas Cawapres KH Ma'ruf Amin. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia