Politik Bursa Capres 2024

Cawapres Anies Baswedan, Aher atau AHY?

Senin, 31 Oktober 2022 - 12:48 | 31.85k
Cawapres Anies Baswedan, Aher atau AHY?
Anies Baswedan saat dideklarasikan NasDem sebagai Capres 2024 beberapa waktu lalu. (FOTO: Facebook Anies Baswedan)
FOKUS

Bursa Capres 2024

TIMESINDONESIA, JAKARTAAnies Baswedan harus menentukan pilihan calon wakil presiden (cawapres). Nama yang santer beredar antara Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dari Partai Demokrat atau Ahmad Heryawan (Kang Aher) dari PKS.

Diketahui, dua partai calon koalisi Partai NasDem tersebut sama-sama menyodorkan dua sosok tersebut kepada Anies Baswedan untuk menjadi pendamping di Pilpres 2024 nanti.

Pun disinyalir, tak terjadinya koalisi secara resmi antara NasDem, PKS dan Demokrat hingga saat ini itu karena masalah Anies Baswedan belum menentukan siapa cawapres yang akan dipilihnya nanti. PKS dan Demokrat sama-sama mau kadernya maju di pesta demokrasi nanti.

Pada agenda Pelatihan Relawan Advokasi PKS kemarin, Presiden PKS Ahmad Syaikhu sudah menyampaikan harapannya agar nantinya mantan Gubernur DKI Jakarta itu berjodoh dengan Ahmad Heryawan atau Kang Aher di Pilpres 2024. Diketahui, saat ini Kang Aher sendiri adalah Wakil Ketua Majelis Syura PKS.

"Saya punyak PR besar, yang diamanahkan oleh Majelis Syuro PKS, dimana (PKS) ingin berusaha melahirkan kader yang bisa menjadi pemimpin negeri ini. Semoga Allah takdirkan, mudahkan jalannya. Semoga acara ini mempersatukan kader-kader pemimpin bangsa ini," katanya dilihat TIMES Indonesia dari YouTube PKS TV, Senin (31/10/2022).

"Ada Pak Anies Baswedan dan juga ada Kang Aher (Ahmad Heryawan). Mudah-mudahan bisa berjodoh untuk memimpin negeri kita ini," katanya lagi.

Ia pun memberikan pantun kepada mantan Rektor Universitas Paramadina itu. "Berbukalah dengan yang manis, segarkan badan sampai di leher, terima kasih kepada Pak Anies, bisa bersanding dengan Kang Aher," demikian kata Ahmad Syaikhu.

Beberapa hari lalu, Anies Baswedan dan AHY juga diketahui sudah melakukan pertemuan tertutup. Anies menyebut, dalam pertemuan tersebut dirinya dan putra Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY tersebut diskusi banyak hal.

"Kami diskusi berdua cukup panjang. Saling mencocokkan catatan dan bacaan. Selalu menyenangkan dan mencerahkan kalau berdiskusi tukar pikiran dengan Mas AHY. Membahas dari soal sejarah hingga soal tantangan Indonesia ke depan," katanya dalam keterangan resminya.

"Alhamdulillah, ketika gagasan tentang bernegara ditopang tindikan maka begitu banyak titik temu dalam. Sekali lagi terima kasih Mas AHY," kata Anies Baswedan lagi.

Kriteria Cawapres

Anies Baswedan pun sudah membeberkan kriteria Cawapres yang akan dipilihnya nanti. Salah satunya kata dia, sosok Cawapresnya adalah yang bisa membantunya memenangkan kontestasi di 2024 nanti.

"Satu, memberikan kontribusi untuk memenangkan, pasangan itu seperti itu," katanya kepada wartawan. Selain itu, suami Fery Farhati itu juga mengatakan, kriteria kedua, adalah harus membantu dalam stabilitas koalisi partai pendukung. "Ketiga, untuk efektivitas pemerintah, kriterianya tiga itu," jelasnya.

Sekilas AHY dan Kang Aher

Anies-Baswedan-2.jpgAnies Baswedan saat bersama Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (FOTO: Facebook Anies Baswedan).

AHY lahir 1 Agustus 1978. Sebelum masuk politik ia sudah lebih dahulu masuk militer. Ia berkarir di militer profesional di TNI AD selama 16 tahun. AHY menjadi lulusan terbaik dari Akademi Militer tahun 2000 dan meraih penghargaan dari Presiden Indonesia yakni Bintang Adi Makayasa.

Setelah resmi aktif di politik, ia diberi tugas sebagai Komandan Komando Tugas Bersama untuk pemenangan Pileg 2019. AHY pun terpilih jadi ketua umum Partai Demokrat Periode 2020-2025 secara aklamasi dalam Kongres ke V Demokrat tanggal 15 Maret 2022 di Jakarta.

Kang Aher

Anies-Baswedan-3.jpgAnies Baswedan saat dengan politikus PKS, Ahmad Heryawan atau Kang Aher. (FOTO: Dokumen PKS)

Nama lengkapnya adalah Ahmad Heryawan. Dipanggil Kang Aher. Ia lahir pada 19 Juni 1966. Awal di PKS, Kang Aher terpilih jadi anggota legislatif di Jakarta tahun 1999.

Usai Pemilu 2004, ia jadi Wakil Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta 2004-2009. Ia juga pernah jadi Gubernur Jawa Barat dua periode hingga 2018 setelah menang di pemilu gubernur Jawa Barat tahun 2013.

Dalam pendidikan, Kang Aher pernah menempuh pendidikan di Fakultas Syariah Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab Jakarta dan lulus 1992. Tahun 2014 lulus sebagai sarjana Ekonomi Sumber Daya dan Lingkungan di IPB. Lalu ia menyelesaikan Doktor Ilmu Manajamen dan Bisnis di Universitas Padjadjaran pada 2018 lalu.

Demikian sekilas tentang AHY dan Kang Aher. Kini mereka sama-sama disodorkan oleh partainya untuk jadi Cawapres menemani Anies Baswedan di Pilpres 2024 nanti. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

KOPI TIMES