Advertisement
Politik

Ini Tanggapan Parpol di Kota Probolinggo tentang Rencana Pemekaran Dapil Pemilu 2024

KPU Kota Probolinggo, Jatim, merancang pemekaran daerah pemilihan atau dapil pada Pemilu 2024 ... ...

TIMES Indonesia,
Ini Tanggapan Parpol di Kota Probolinggo tentang Rencana Pemekaran Dapil Pemilu 2024
Ilustrasi Pemilu tahun 2024. Dok. TIMES Indonesia
A-AA+

PROBOLINGGO KPU Kota Probolinggo, Jatim, merancang pemekaran daerah pemilihan atau dapil pada Pemilu 2024. Partai politik pun merespons rencana tersebut.

Ada tiga rencana pemekaran dapil yang diwacanakan KPU Kota Probolinggo. Opsi pertama, ada 3 dapil. Kedua, 4 dapi,l dan ketiga ada 5 dapil

Advertisement

Ketiga opsi terasebut, sudah disesuaikan dengan jumlah penduduk setempat dengan estimasi jumlah kursi dewan sebanyak 30 kursi. 

Rencana pemekaran daerah pemilihan ini ditanggapi beragam oleh partai politik setempat yang memiliki keterwakilan di DPRD Kota Probolinggo.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo, Haris Nasution mengatakan, pemekaran dapil yang direncanakan oleh KPU Kota Probolinggo tidak terlalu berpengaruh bagi partainya.

“Untuk rencana pemekaran daerah pemilihan, PDI Perjuangan mengikuti saja. Artinya semua opsi yang ditawarkan oleh KPU intinya sama, karena sudah disesuaikan dengan kapasitas jumlah penduduknya. Namun PDI Perjuangan lebih cenderung untuk memilih opsi pertama dan kedua, yakni 3 dapil atau 4 dapil,” kata Nasution. 

Berbeda dengan Partai Golkar, yang secara tegas memilih opsi ketiga yakni 5 dapil. Hal itu disampaikan oleh Ketua DPD Partai Golkar Kota Probolinggo, Fernanda Zulkarnain. 

Advertisement

“Untuk Pemilu 2024, Partai Golkar berharap ada pemekaran dapil. Dari 3 dapil menjadi 5 dapil. Dapil bisa disesuaikan dengan jumlah kecamatan,” kata Fernanda. 

Fernanda menguraikan alasan Partai Golkar yang menginginkan adanya pemekaran dapil. Salah satunya supaya keterwakilan anggota DPRD bisa merata di seluruh kecamatan. Sehingga suara rakyat di setiap kecamatan ada keterwakilannya.

Fernanda berharap hasil dari uji publik dan kajian dari KPU Kota Probolinggo dikirimkan ke pusat, tidak boleh ragu-ragu. “Tapi kalau menurut saya, masyarakat Kota Probolinggo akan lebih diuntungkan dengan adanya penambahan dapil,” kata Fernanda.

Selanjutnya, Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Probolinggo, Abdul Mujib. Saat dihubungi via telepon Mujib mengatakan, PKB memilih opsi 5 dapil berdasar skala prioritas, mengingat ada beberapa 7 kriteria terkait dapil yang harus terpenuhi. 

“Sejak dulu, kita (PKB, Red) sudah mengusulkan ada 5 daerah pemilihan. Terus kemudian 4 dapil, atau tetap 3 dapil. Tapi kalau 4 dapil, sesuai dengan prinsip berkesinambungan itu, nggak bisa karena nanti akan mengubah lagi. Nah sekalian mengubah, lebih baik berubah sekalian menjadi 5 dapil. Dan kalau tidak bisa, ya tetap saja hanya ada 3 dapil,” kata Mujib yang juga menjabat Ketua DPRD Kota Probolinggo ini. 

Selanjutnya, Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Probolinggo, David Rosidi. Melalui sambungan telepon ia menyampaikan bahwa PPP lebih memilih tetap di 3 dapil. 

“Pemekaran dapil di Kota Probolinggo ini menjadi topik menarik untuk didiskusikan di internal. Dari opsi yang ditawarkan oleh KPU, teman-teman di partai lebih nyaman tetap di opsi pertama yakni 3 dapil,” terang David. 

Untuk Pemilu 2024, PPP mentarget ada kenaikan 100 persen. Dari tiga anggota yang duduk di kursi dewan saat ini, artinya di Pemilu 2024 nanti PPP mentarget perolehan 6 kursi. 

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kota probolinggo, Heru Estiadi menyampaikan bahwa partainya lebih memilih opsi ketiga yakni ada 5 dapil di Kota Probolinggo. 

Bukan tanpa alasan Partai Demokrat memilih 5 dapil. Dari data empiris 2019, kata Heru, perolehan suara semua caleg hanya dominan di satu kecamatan. "Jadi kalau dalam satu dapil ada dua kecamatan, akan menjadi beban nantinya,” terang Heru. 

Tapi jika Pemilu 2024 akan ada 5 dapil, Heru berpendapat bahwa biaya yang akan dikeluarkan oleh caleg jauh lebih ringan. Seperti biaya sosialisasi dan administrasi.

Sementara untuk Pemilu 2024 nanti, Partai Demokrat mentarget perolehan  minimal 3 kursi, dan maksimal 4 atau 5 kursi. 

Diketahui, KPU Kota Probolinggo merancang pemekaran daerah pemilihan atau dapil di wilayahnya pada Pemilu 2024. Ada tiga rancangan yang diajukan KPU Kota Probolinggo ke KPU RI.

Saat ini, KPU Kota Probolinggo telah mengumumkan rancangan pemekaran dapil tersebut melalui pengumuman nomor : 02 / pl.oi.3-pu i 357 4 / 2022 tentang Rancangan Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Kota Probolinggo dalam Pemilu 2024(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia