Gus Iqdam: Umat jangan Sampai Pusing, Ulama Didatangi Kandidat itu Biasa
Agus Muhammad Iqdam Kholik atau yang dikenal dengan Gus Iqdam mengingatkan masyarakat agar tidak perlu pusing menjelang Pemilu 2024. Pendakwah muda Nahdlatul Ulama (NU) i ...

MOJOKERTO – Agus Muhammad Iqdam Kholik atau yang dikenal dengan Gus Iqdam mengingatkan masyarakat agar tidak perlu pusing menjelang Pemilu 2024. Pendakwah muda Nahdlatul Ulama (NU) ini menganjurkan para jamaahnya agar berdoa memohon pemimpin yang baik yang menjaga perdamaian dan kemakmuran Indonesia.
Hal itu disampaikan Gus Iqdam dalam cuplikan video yang tersebar di Sosial Media Facebook Panitia Pengajian. Video dengan durasi 3 menit 16 detik itu telah dilihat oleh 75.290 tayangan. Mendapatkan 2.430 like, 64 comment, dan telah dibagikan sebanyak 75 kali.
Gus Iqdam mengingatkan masyarakat agar tidak perlu pusing ketika nanti para ulama akan didatangi Calon Presiden (Capres) ataupun Calon Wakil Presiden (Cawapres). Menurutnya, bagi para ulama adalah hal biasa didatangi oleh para kandidat.
"Saya ingatkan, iling-ilingen yo, kabeh iling-ilingen! (ingat selalu! Semuanya agar ingat selalu), ini sudah mendekati pilpres, njenengan kabeh ora usah gaduh, ora usah ribut nek moro-moro Gus Iqdam niki kerawuhan Calon Presiden atau Calon Wakil Presiden, (tidak perlu gaduh, tidak perlu ribut kalau nanti Gus Iqdam didatangi Capres atau cawapres)," ungkap Gus Iqdam dalam video tersebut.
"Tidak usah kok tiba-tiba Gus Iqdam politik, belajarlah menjadi jamaah yang cerdas. Tidak mungkin orang seperti kita menolak tamu. Siapapun berhak meminta doa restu kesini, siapapun berhak untuk ngalap berkah dateng panjenengan semua (kepada kalian semua)," ungkapnya.
Gus Iqdam menyerukan bahwa akan menyambut baik siapapun kandidat capres cawapres dalam jamaahnya. Namun urusan nyoblos siapa itu urusan pribadi masing-masing.
"Jadi kalau ada calon presiden, sambut dengan baik! Ahlan wasahlan bikhudurikum (selamat datang salam hormat dengan kehadiran kalian). Masalah nyoblos opo orane iku nafsi-nafsi, urusan e panjenengan dewe-dewe, (masalah mencoblos atau tidaknya, itu urusan kalian sendiri-sendiri)," ujarnya.
Sekali lagi, Gus Iqdam mengingatkan agar jamaahnya benar-benar tidak perlu pusing. Karena dipastikan, seluruh kandidat nanti akan bertemu dengan Gus Iqdam.
"Malah nanti muncul di tiktok, Gus Iqdam milih ini, Gus Iqdam milih ini, kamu nanti malah mumet (pusing). Karena semuanya nanti akan ketemu aku ini nantinya. Nanti malah pusing sendiri," ujarnya.
Gus Iqdam juga berpesan agar berdoa kepada Allah agar tercipta pemimpin-pemimpin bangsa ini yang mampu menjaga perdamaian dan kemakmuran Indonesia.
"Tapi jangan melupakan meminta kepada Allah mintalah pemimpin yang luar biasa yang terus menjaga perdamaian Indonesia ini, yang terus menjaga kemakmuran Indonesia ini," pesan Gus Iqdam.
"Jadi ketika nanti yang jadi pas karo atimu, ya Alhamdulillah, dene ora yo tenang ae, (cocok dengan hatimu ya Alhamdulillah, kalau tidak ya tenang saja)" sambungnya.
Gus Iqdam berpesan agar para jamaahnya cerdas. Buktikan bahwa pemilu 2024 ini Pemilu yang benar-benar damai.
"Ayo buktikan bahwa pilpres ini benar-benar damai, jadi ngajimu ini ada faedahnya benar. Tunjukkan! Pilpres itu kan hanya pesta rakyat lima tahunan, yang tenang saja, tidak usah gegabah. Yang penting harga kopi tidak naik saja kita tenang saja," pungkasnya.
Tentang Gus Iqdam
Agus Muhammad Iqdam Kholik atau yang dikenal Gus Iqdam adalah pendakwah muda NU. Beliau adalah Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Hikam II di Desa Karanggayam, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Beliau juga merupakan pendiri Majelis Ta’lim Sabilu Taubah.
Namanya dikenal karena ceramahnya yang milenial, lucu, kocak, dan mendapuk semua kalangan termasuk anak-anak punk. Gus Iqdam merupakan pendiri Majelis Ta’lim Sabilu Taubah pada 2018 yang awalnya hanya memiliki 7 jemaah dan kini memiliki 66.000+ jemaah dari pelosok Nusantara.
Sebagai seorang muballigh muda yang berasal dari Blitar, Gus Iqdam memiliki keunikan dalam berdakwah. Video-video ceramahnya telah menyebar luas di berbagai platform seperti Tiktok dan Youtube Shorts, sehingga masyarakat dari berbagai lapisan mudah mengenali dan mencintainya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


