Politik

KH Abdul Hamid Wahid Dukung Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024, Ini Alasannya

Minggu, 26 November 2023 - 12:30 | 341.37k
KH Abdul Hamid Wahid bersama Ganjar-Mahfud. (Foto: Kiai Hamid for TIMES Indonesia)
KH Abdul Hamid Wahid bersama Ganjar-Mahfud. (Foto: Kiai Hamid for TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGOKH Abdul Hamid Wahid menyatakan sikap untuk mendukung pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD sebagai capres dan cawapres 2024.

Dukungan itu dibuktikan dengan bertemunya KH Abdul Hamid Wahid dengan Ganjar-Mahfud saat penetapan nomor urut capres-cawapres di KPU RI. Bahkan kiai yang akrab disapa Ra Hamid ini juga sempat berswafoto bersama pasangan calon dengan nomor urut 3 tersebut.

Advertisement

"Iya saya secara pribadi mendukung pasangan itu (Ganjar-Mahfud). Dukungan saya secara pribadi," ungkap sosok yang juga Kepala Ponpes Nurul Jadid ini, saat ditemui di kediamannya, Sabtu (25/11/2023).

Dukungan itu, menurut dia, diungkapkan secara pribadi tanpa membawa lembaga atau pihak manapun. Dukungan itu diberikan lantaran kedekatan dirinya dengan Cawapres Mahfud MD.

Kedekatan itu sudah terjalin sejak Ra Hamid masih menjabat sebagai DPR RI pada tahun 2004 silam. Saat itu, Mahfud MD juga menjabat sebagai DPR RI. Kebetulan ruang kerjanya cukup berdekatan. Sehingga Ra Hamid dan Mahfud MD sangat dekat secara emosional.

"Dulu waktu masih di DPR RI, ruangannya Pak Mahfud itu di depan ruangan saya. Jadi memang dekat dengan beliau sudah lama," ungkapnya.

Selain itu, Ra Hamid menilai, Mahfud MD masih mengemban dan memiliki idealisme selama menjalani karir politiknya hingga saat ini. Dengan keyakinan itulah, Ra Hamid menyampaikan dukungannya secara pribadi.

"Pak Mahfud ini sahabat saya, orangnya gigih, lugas dalam menyampaikan argumennya. Pak Mahfud yang saya kenal dulu hingga sekarang itu sama," jelasnya.

Ra Hamid menegaskan, dukungannya pada pasangan calon tersebut tidak ada hubungannya dengan kepentingan politik partai manapun, termasuk PKB. Sebab, dirinya mengaku sudah menghentikan karir politiknya dan tak berpolitik praktis lagi sejak beberapa tahun yang lalu.

"Saya sudah tidak berpolitik lagi. Sudah lama saya fokus pada segmen pengembangan ekonomi dan pendidikan," papar Kiai Hamid.

Terkait posisinya dalam internal Ganjar-Mahfud, Kiai Hamid juga tidak mengetahuinya. Bahkan dirinya mengaku belum tau dirinya masuk dalam tim pemenangan atau tidak. Dukungan yang digencarkan saat itu merupakan keinginan pribadi.

"Saya tidak tau, saya masuk tim pemenangan atau tidak. Saya mendukung Pak Mahfud karena beliau adalah sahabat saya. Kami pun sempat berfoto bersama," kata KH Abdul Hamid Wahid. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Muhammad Iqbal
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES