Politik

Pilpres 2024, Ini Sosok yang Didukung Akar Rumput Guru Diniyah Bantul

Jumat, 19 Januari 2024 - 08:21 | 19.02k
Para kiai dan guru ngaji diniyah se-Bantul mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo Gibran. (FOTO: Edy Setyawan/TIMES Indonesia)
Para kiai dan guru ngaji diniyah se-Bantul mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo Gibran. (FOTO: Edy Setyawan/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANTUL – Mendekati coblosan Pemilu 2024 para guru diniyah di Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta mulai menunjukkan sikap. Para guru pendidikan nonformal se-Kabupaten Bantul yang berada di akar rumput dengan tegas mengarahkan dukungan kepada Capres-Cawapres tertentu pada Pilpres 2024.

Dukungan guru diniyah Bantul ini diberikan agar pemerintah mendatang dapat selalu menjaga dan merawat keberadaan pendidikan non-formal berbasis keagamaan yang kebanyakan diasuh oleh warga Nahdhatul Ulama (NU).

Bagi mereka keberlanjutan perhatian pemerintah itu penting agar pendidikan non-formal terus dapat ikut meningkatkan dan mencerdaskan generasi emas.

Hal itu diungkapkan Kiai Fajar Abdul Basyir disela-sela deklarasi dukungan terhadap Prabowo Subiyanto dan Gibran Rakabuming Raka di MDQT Madrasah Diniyyah Qur'aniyyah Tegalsari, Jalan Segoroyoso Tegalsari Tegalrejo, Bawuran, Pleret, Bantul, Kamis (18/1/2024).

“Berbagai kebijakan yang telah dikeluarkan oleh pemerintahan era Pak Jokowi terkait dengan pesantren dan pendidikan non formal sudah sangat bagus. Dan kami para guru diniyah ingin, kebijakan tersebut terus dijaga dan ditingkatkan,” katanya.

Kiai Fajar menambahkan, para guru diniyah ini sepakat dan bertekad bulat mengarahkan dukungan kepada pasangan capres-cawapres nomor 2 yaitu Prabowo-Subiyanto.

Dukungan ini diberikan karena dari tiga pasangan capres-cawapres yang dapat meneruskan program Presiden RI Joko Widodo yang berhubungan dengan pondok pesantren dan diniyah adalah Prabowo-Subiyanto.

“Era Pak Jokowi telah diterbitkan UU Pesantren dan saat ini pasangan Prabowo-Gibran sudah menyiapkan Program Dana Abadi Pesantren. Program tersebut menjadi bukti bahwa pasangan Prabowo Gibran ingin melanjutkan memberikan perhatian kepada pesantren,” pinta pengasuh Pengasuh Ponpes Ar Risalah Wijirejo, Pandak Bantul ini.

Fajar kembali mengulangi bahwa dukungan dan deklarasi guru diniyah ini murni lahir dari arus bawah para kiai dan guru ngaji diniyah. Ia juga meminta kepada masyarakat agar tidak golput atau tidak menggunakan hak pilihnya pada 14 Februari 2024. Sebab, satu suara sangat berharga untuk proses demokrasi Republikasi Indonsia. 

Harapan lain, Pemilu 2024 dapat berjalan aman, lancar, damai, tidak saling bermusuhan. Demokrasi lima tahunan ini, menjadi pesta rakyat yang benar-benar membahagiakan sebagai sarana memilih pemimpin masa depan untuk kemajuan bangsa Indonesia.

“Sesuai hati nurani kami., kami mengimbau agar jangan golput tapi gunakan hak pilih 14 Februari mendatang dengan memilih pasangan 02,” jelasnya.

Fajar berharap, pemilu kali ini dapat dilaksanakan satu putaran dan itu dimenangkan oleh Prabowo-Gibran. Alasannya, penyelenggaraan pemilu membutuhkan anggaran yang cukup besar yaitu sekitar Rp 71,3 triliun. “Mari kita para guru diniyah bergerak menangkan Prabowo-Gibran satu putaran,” tandas Fajar.

KH Raden Mahfud Hamid mengatakan, para kiai, guru ngaji, dan santri harus paham tentang politik. Sebab, politik merupakan salah satu jalur perjuangan yang konstitusional. Alasannya lain, berbagai kebijakan yang diambil oleh pemerintah keputusan politik.

“Jadi, saat pemilu seperti ini kita semua termasuk guru diniyah harus berperan aktif dalam politik. Kita harus bisa mengarahkan dukungan kepada calon pemimpin yang sudah teruji. Karena politik itu siasah,” tandas pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar Maron Loano, Purworejo, Jawa Tengah yang hadir memberi semangat pada para guru diniyah.

Deklarasi dukungan kepada Prabowo-Subiyanto oleh para kiai dan guru diniyah dibawah naungan Nahdlatul Ulama ini dihadiri ratusan orang. Dalam deklarasi itu, mereka mengenakan kaos bergambar Prabowo-Gibran dan dilanjutkan doa Bersama.

Tak ketinggalan, disela-sela dekarasi mereka juga mengajak para kiai dan guru diniyah se-Bantul ikut menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban jelang coblosan Pilpres 2024, Pemilu 2024 pada 14 Februari 2024. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Amar Riyadi
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES